Hasil Rapat ECB Tebar Sentimen Negatif ke Pasar Asia

Hasil Rapat Bank Sentral Eropa (ECB) Tebar Sentimen Negatif ke Pasar Asia

Penurunan saham-saham global meluas hingga ke Pasar Asia pada Jumat pagi setelah Bank Sentral Eropa (ECB) memotong perkiraan pertumbuhan ekonomi tahun 2019 dan mengumumkan serangkaian langkah-langkah stimulus untuk mendorong pinjaman.

Semalam, Dow Jones Industrial Average (DJIA) turun 0,78% atau sekitar 200 poin, setelah sebelumnya jatuh sebanyak 321 poin . Indeks S&P 500 kehilangan sebesar 0,81%, sedangkan Indeks Nasdaq Composite anjlok sebesar 1,13%. S&P menembus di bawah level moving average 200 hari untuk pertama kalinya sejak 11 Februari.

Bank Sentral Eropa (ECB) memotong perkiraan pertumbuhan ekonomi dan mengumumkan putaran stimulus baru setelah pertemuan pada hari Kamis, membuat investor lebih khawatir tentang perlambatan ekonomi global.

“Kami berada dalam periode kelemahan yang berkelanjutan dan ketidakpastian yang meluas,” kata Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi.

Berita itu diumumkan pada minggu yang sama bahwa China memotong target ekspansi ekonominya, Bank of Canada menurunkan ekspektasinya untuk pengetatan kebijakan dan Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan kembali memotong prospek globalnya.

Mario Draghi mengatakan dalam sebuah pernyataan setelah pertemuan kebijakan bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) akan meluncurkan serangkaian baru operasi refinancing jangka panjang triwulan yang ditargetkan pada bulan September untuk membantu menjaga kondisi pinjaman bank yang menguntungkan dan transmisi kebijakan moneter yang semarak.

Bank Sentral Eropa (ECB) juga berencana untuk mempertahankan suku bunga utamanya agar tidak berubah sepanjang tahun 2019.

Sebelum pertemuan kebijakannya, Bank Sentral Eropa (ECB) baru saja menurunkan perkiraan pertumbuhan tahun 2019 kawasan euro menjadi sebesar 1,1% dari perkiraan sebelumnya sebesar 1,7% setelah mengakhiri program pembelian obligasi tiga bulan yang lalu.

Di China, Indeks Shanghai Composite turun menjadi 3038,98, meluncur sebesar 2,17%, pada pukul 09.00 WIB, sedangkan Komponen Shenzhen melemah sebesar 1,20% menjadi 9562.07. Indeks Hang Seng Hong Kong juga turun sebesar 1,48% menjadi 28352,28.

Bloomberg melaporkan pada hari Rabu bahwa Presiden AS Donald Trump mendorong negosiator AS untuk segera menutup kesepakatan perdagangan China-AS dan mengutip sumber-sumber yang mengatakan Donald Trump telah memperhatikan kenaikan pasar setelah setiap kemajuan pembicaraan dan khawatir bahwa kurangnya kesepakatan akan mengirim stok ke bawah.

Nikkei 225 Jepang tersungkur sebesar 1,54% menjadi 21.125,08 dan KOSPI di Korea diperdagangkan turun sebesar 0,94% menjadi 2.145,43.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 juga turun sebesar 0,82% menjadi 6.212,40.

(Visited 3 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi saya disini