Hubungan AS-China yang tidak jelas membuat Yen naik turun

Hubungan AS-China yang tidak jelas membuat Yen naik turun

Berita tentang forex hari ini – Pada perdagangan Jumat (22/11/19), Nilai tukar yen melemah melawan dolar AS yang merupakan lanjutan dari pelemahan tipis Kamis kemarin. Di awal perdagangan kemarin, mata uang Jepangt ini bisa menekan dolar AS cukup dalam, namun berakhir melemah di akhir perdagangan.

Pada pukul 9:30 WIB pagi ini, berdasarkan data Refinitiv yen diperdagangkan di level 108,65/US$, melemah tipis 0,02% di pasar spot.

Hubungan AS dengan China yang tidak jelas membuat kurs yen naik turun. Dimana Yen dikenal statusnya sebagai aset aman (safe haven), ketika hubungan AS-China memanas maka daya tariknya akan meningkat, harganya akan menguat, begitu juga sebaliknya.

Pada hari Rabu Reuters melaporkan jika penandatanganan kesepakatan dagang tahap satu antara AS dan China akan mengalami kemunuran tahun 2020 dikarenakan China berusaha untuk mendapatkan penghapusan bea masuk yang lebih agresif dari AS. Pemberitaan tersebut berdasarkan para ahli di bidang perdagangan dan orang-orang yang dekat dengan pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

Pihak China menyatakan jika banyak orang menyakini kesepakatan dalam waktu dekat, namun Pemerintah Beijing juga sudah siap dengan skenario perang dagang berkepanjangan.

Hu Xijin yang merupakan editor tabloid China Global Times yang terafiliasi dengan pemerintah, melalui Twitter, Rabu,”Beberapa orang China percaya jika China dan AS dapat segera mencapai kesepakatan. China menginginkan kesepakatan tetapi siap untuk skenario terburuk, perang dagang yang berkepanjangan.”

https://www.youtube.com/watch?v=BprUXto0meY

Hal ini mengakibatkan selera terhadap risiko (risk appetite) pelaku pasar memburuk yang dampaknya aset-aset berisiko berjatuhan, dan di awal perdagangan Kamis yen menguat 0,3% ke 108,27/US$.

Pada perdagangan sesi AS kemarin, kabar baru keluar yang membuat yen berbalik melemah sampai pagi ini. Dimana China dikabarkan ingin bertemu langsung dengan AS, tidak hanya melalui telepon.

Sementara itu Wall Street Journal yang melansir dari sumber yang berhubungan mengatakan Beijing sudah mengundang para negosiator AS untuk mengadakan perundingan face-to-face.

Akibatnya sentimen pelaku pasar kembali membaik, yen pun ditinggalkan. Sampai ada kejelasan apakah kesepakatan ditandatangani atau tidak, kurs yen melawan dolar AS akan terus dibuat naik turun di kisaran 108-109,30/US$.

CARA DAFTAR AKUN DEMO TRADING DI DIDIMAX

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *