ISTILAH BULL DAN BEAR DALAM TRADING FOREX

ISTILAH BULL DAN BEAR DALAM TRADING FOREX

Jika Anda seorang trader pasti sering mendengar ISTILAH BULL DAN BEAR DALAM TRADING FOREX . Lalu apa sih maksud dari “Bear” dan “Bull” itu ? Simak pembahasannya di bawah ini.

Istilah Bull

Bull adalah trader yang mengharapkan harga akan naik. Trader jenis Bull membuka posisi Long(Buy), sehingga menciptakan permintaan dan menaikkan harga instrumen trading. Di pasar Bullish, ekonomi berjalan dengan baik, pengangguran menurun, PDB naik, dan harga juga tumbuh. Pasar ini dicirikan oleh optimisme, ekspektasi tinggi, dan kepercayaan investor.

Bull terinspirasi dari sebuah analogi: banteng mengangkat tinggi tanduknya ke udara, seperti halnya trader Bull “mengangkat” harga dengan pembelian yang agresif.

Bull bertujuan untuk menaikkan modal dengan memanfaatkan pertumbuhan pasar. Analis pasar dari pialang Forex membantu para trader terus mendapatkan informasi dan memprediksi pergerakan harga. Mereka membeli/melakukan Buy dengan harapan bisa menjualnya kembali di masa mendatang di harga lebih tinggi. Oleh karenanya, pasar dan tren yang menunjukkan kenaikan harga disebut Bullish. Terjadi peningkatan harga yang bertahap dalam periode waktu tertentu di pasar Bullish.

Istilah Bear

Jika tadi Bull berusaha untuk menaikkan harga, sebaliknya dengan Bear. Bear berusaha menurunkan harga, karena mereka pesimistis mengenai kenaikan harga. Pelaku pasar jenis ini mengharapkan harga akan turun. Bear menjual aset mereka untuk membelinya dengan harga lebih murah di masa mendatang.

https://www.youtube.com/watch?v=e2ZdpPE_o1M

Bear juga terispirasi dari sebuah analogi : gerakan beruang yang menancapkan cakarnya ke bawah.

Pasar Bearish adalah lawan dari pasar Bullish: pengangguran meningkat, PDB menurun, dan harga juga turun. Di sini harga turun secara konstan di bawah tekanan berita negatif dan terus meningkatnya posisi Sell/menjual. Pasar Bearish ditandai oleh pendekatan pesimistis dan ekspektasi rendah. Ketika harga turun, pasar dan tren disebut Bearish jika terjadi dalam jangka waktu yang cukup panjang.

Pasar Bearish dapat menjadi Bullish kapan saja. Pembalikan biasanya terjadi setelah pasar telah bergerak ke zona Oversold (terlalu banyak penjualan) dan harga saat ini tidak cocok dengan para seller. Berita positif mengenai Base Currency juga dapat menyebabkan perubahan tren.

Dalam kasus ini, Bear tidak akan sanggup menahan pasar dan akan mulai menutup posisi yang sudah ada. Pasar Bullish biasanya cenderung terjadi setelah berita negatif dirilis atau sebelum bergerak ke zona Overbought (terlalu banyak pembelian).

sumber : seputarforex

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *