JELANG PIDATO KETUA FEDERAL RESERVE AS, DOLAR AS DIPERKIRAKAN JATUH

Dolar AS jatuh pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), karena sentimen pasar berubah hati-hati sehari menjelang pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell tentang masalah ekonomi dan ketika investor mempertimbangkan kemungkinan suku bunga negatif AS.

Dolar tidak selalu didorong oleh faktor safehaven, kata para analis, mengingat saham-saham AS turun dan harga surat utang pemerintah lebih tinggi pada Selasa (12/5/2020).

Meskipun Powell dan para pejabat Fed sama sekali mengesampingkan pemotongan suku bunga di bawah nol, beberapa pasar sudah mulai memperhitungkan pemotongan seperti itu. Fed Funds berjangka pada Selasa (12/5/2020) dihargai dengan suku bunga negatif sekitar basis poin untuk April 2021.

Pasar opsi suku bunga menyiratkan probabilitas 23% bahwa tingkat suku bunga dana federal (Fed Fund) akan turun di bawah nol pada akhir Desember. data BofA Securities menunjukkan. Itu dibandingkan dengan probabilitas 9%-10% minggu lalu.

Dalam perdagangan sore, indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang saingannya, melemah 0,3% menjadi 99,959%.

Dolar sedikit lebih rendah setelah data menunjukkan indeks harga konsumen AS turun 0,8 persen pada bulan April. Penurunan terbesar sejak Desember 2008 ketika berada dalam pergolakan resesi dan menandai penurunan bulanan kedua berturut-turut dalam IHK.

Secara keseluruhan, para analis mengatakan pengambilan resiko telah dibatasi oleh kekhawatiran yang terus-menerus tentnag krisis kesehatan global.

Kasus-kasus baru infeksi virus Corona telah ditemukan di China, Korea Selatan dan Jerman. Di mana pemerintah masing-masing telah mengurangi pemulihan ekonomi global yang didukung suntikan stimulus moneter dan fiskal.

Euro terakhir menguat 0,4% terhadap mata uang AS pada $1,0848. Meskipun tidak jauh dari level terendah $1,0636 yang tersentuh pada akhir Maret ketika pandemi mengirim pasar ke dalam kekacauan.

Dolar merosot 0,5% terhadap Yen menjadi 107,19 yen.

Dolar Australia turun ke level terendah 5 hari di $0,6432 dolar setelah China melarang beberapa impor daging Australia. Unit Australia kemudian memangkas masalah teknis, dan terakhir turun 0,2% menjadi $0,6477.

sumber : antarnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *