Kondisi EUR Terhadap USD Pulih Yield Obligasi AS-Jerman Masih Mengancam

Kondisi Euro Terhadap Dolar AS Pulih Yield Obligasi AS-Jerman dan Data AS Masih Mengancam

Hai trader! Berita forex untuk anda hari ini adalah kondisi harga mata uang Euro (EUR) terhadap Dolar AS (USD) yang mengalami pemulihan, namun kenaikan ini masih belum berada di titik aman karena Yield Obligasi AS-Jerman dan Laporan Data AS yang masih bisa mengancam.

Hari ini pasangan mata uang Euro (EUR) terhadap mata uang Dolar Amerika Serikat (USD) tampak mengalami pemulihan kondisi harga. Sebelumnya Euro (EUR) sendiri sempat terperosok cukup dalam karena kondisi ekonomi dalam negeri.

Saat ini pasangan mata uang EUR/USD sedang berusaha merangkak naik dari titik di bawah 1,12, tapi banyak yang menilai bahwa penguatan ini tidak akan bertahan lama. Penyebab utamanya adalah terjadi perbedaan yield yang cukup lebar dan berdampak buruk pada Euro (EUR) sendiri.

Pasangan mata uang Euro (EUR) terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) saat ini sedang diperdagangkan pada level harga 1.1260 setelah sebelumnya sempat menyentuh level harga 1.1274. Penguatan ini kemungkinan diakibatkan oleh pengaturan kembali resiko dalam ekuitas dan yang paling penting adalah adanya perbedaan yang cukup lebar pada yield obligasi antara Amerika Serikat dengan Jerman.

Spread yang ada pada yield obligasi selama 10 tahun antara Amerika Serikat dengan Jerman saat ini sekitar 259,2 poin. Spread ini merupakan yang paling tinggi sejak tanggal 18 bulan Desember tahun 2018 kemarin. Sebelumnya spread tersebut berada di angka 254 dan naik 5 poin yang juga menandakan pemulihan kondisi Euro (EUR) dari level harga paling rendah dan merupakan batu loncatan untuk bearish (Downtrend) kembali.

Spread pada yield obligasi masih beresiko mengalami pelebaran yang lebih besar dan berdampak sangat negatif bagi Euro (EUR) jika laporan mengenai indeks harga konsumen Amerika Serikat bulan Februari dilaporkan lebih baik dari ekspektasi pasar.

Jika dianalisa secara teknikal, momentum pemulihan kondisi mata uang Euro (EUR) kali ini berada di atas level harga 1,12 sudah menjatuhkan momentum bearish (Downtrend) yang sempat sampai di level harga 1,11 pada Kamis lalu.

Dengan kondisi spread yield obligasi Amerika Serikat dengan Jerman yang masih sangat lebar, Euro (EUR) belum berada di titik aman untuk melanjutkan kenaikkannya kembali. Jika memang laporan data Amerika Serikat sangat positif maka sangat memungkinkan jika pasangan mata uang EUR/USD ditutup pada level harga di bawah 1,12.

GRATIS EDUKASI TRADING FOREX DIDIMAX

didimaxforex.com

(Visited 8 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi saya disini