BAD CONDITION SAAT TRADING?

mengatasi kondisi terburuk saat trading

 

kita siap mendapatkan untung besar, maka kita juga harus siap dengan trading di keadaan buruk. Bagaimana caranya?

Kondisi pasar yang seringkali berubah dapat membuat naik turunnya harga saham atau valas. Kenyataannya, ketimbang merencanakan sistem trading, banyak orang lebih banyak memfokus ke hasil yang di raih. mereka lupa menyiapkan kondisi terburuk yang mungkin terjadi.

Oleh karena itu mari kita bahas di artikel ini

 

1. Cut Loss

Sadar gak sadar floating yang kita dapatkan diawali dari floating akibat spread. maka dari itu jangan taku saat floating, tapi jangan sampai floating terlalu lama karna membuat equity terus berkurang. Maka dari itu perlu cut loss dalam hal ini, atau juga bisa menerapkan Stop loss otomatis, supaya posisi tertutup saat mencapat kerugian tertentu.

 

2. Money Management

Money Management bertujuan untuk meningkatkan profit dan meminimalisir terjadinya kerugian. a agar Anda dapat terhindar dari trading di keadaan buruk, maka Money Management perlu diterapkan.

 

3. Jauhi overtrading

Membuka posisi trading baru dengan mengharapkan perolehan profit  lebih dari sebelumnya. Jika anda sedang emosi sesaat, maka bukan keuntungan yang akan didapatkan, melainkan kerugian kerugian. Kegagalan saat  Overtrading juga berpengaruh pada kondisi psikis trader. Bukannya bisa mendapat keuntungan yang diinginkan, Overtrading justru akan semakin membuat kondisi mental semakin tertekan karena sering mendatangkan kegagalan. Akhirnya, trader akan menjadi pesimis dan tidak mau melakukan trading kembali.

 

Tips terpenting : Belajarlah dari pengalaman, juga harus bisa belajar dari pengalaman orang lain. karena kita tidak harus jatuh dulu untuk tau sakitnya orang lain. benarkan?

(Visited 14 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi saya disini