Pada dunia pasar Valuta Asing / Valas adalah investasi yang memberikan keuntungan besar akan tetapi, tidak menutup kemungkinan kerugian yang besar pula. Banyak sekali para trader yang berharap dapat meminimalkan kerugian transaksi forex mereka dengan berbagai cara namun seringkali tidak efektif.
Beberapa cara untuk mengurangi kerugian dalam bisnis ini:
- Waktu Masuk Pasar, tidak perlu setiap hari masuk pasar. Ambil posisi pada saat Anda melihat momen yang cocok untuk masuk. Jika tidak ada momen, lebih baik berdiam diri terus memantau perkembangan di pasar forex
- Tidak Mudah Putus Asa, banyak pemula yang seringkali menganggap remeh transaksi forex, sehingga tidak mau lagi meluangkan waktu untuk belajar forex lebih jauh. Padahal dengan terus belajar maka Anda akan mengetahui lebih jelas transaksi di forex.
- Gunakan Stop Loss, ketika posisi mereka menyentuh stop loss, harga lalu kembali berbalik ke arah yang sudah mereka prediksi. Kejadian seperti ini sering menimbulkan penyesalan, dan karenanya mereka kemudian menolak menggunakan stop loss. Namun banyak kasus membuktikan bahwa tanpa stop loss, kerugian trader bisa sangat tidak terbatas.
- Over Trading, transaksi forex yang terlalu banyak dibandingkan dana yang kita miliki. Transaksi forex menggunakan margin, sehingga sangat beresiko. Oleh karena itu, kita perlu memperhitungkan dengan cermat berapa sebaiknya jumlah lot yang kita transaksikan. Sebaiknya Anda tidak men-trading-kan lebih dari 10 persen dana yang Anda miliki.
- Memahami Efek Fundamental, trader yang bertransaksi dengan mengandalkan berita beberapa kali kecewa karena tidak sesuai dengan yang mereka prediksi. Maka sangat penting bagi trader untuk memahami dengan jelas berita yang akan diumumkan dan mencari tahu bagaimana pasar mengantisipasinya.
6. Tidak Bergantung Terhadap Orang Lain, trader yang berhasil adalah trader yang mengandalkan kemampuannya sendiri, sehingga dapat mengetahui apakah analisanya efektif atau tidak, bukan karena bergantung pada analisa orang lain.
7. Sistem Trading yang Sederhana, ada kecenderungan bahwa semakin banyak indikator yang kita gunakan dalam chart, maka akan lebih banyak sinyal yang kita peroleh. Namun kenyataannya, semakin banyak indikator malah membuat kita bingung karena masing-masing memberi sinyal yang berbeda. Menggunakan 2 atau 3 indikator dapat mempermudah kita untuk masuk pasar.
8. Chartist, trader yang terlalu mengandalkan chart dalam transaksi. Memang pergerakan harga cenderung bergerak dalam pola yang sudah ada, namun berita (fundamental) ataupun kebijakan tertentu bisa merubah tren di pasar. Jadi, dalam transaksi forex lebih baik jika menggabungkan antara analisa fundamental dan analisa teknikal.
Profit Konsisten Didimax





