Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah dan mendekati level Rp15.000 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Jumat (11/9/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di buka di posisi Rp14.900 atau turun 5 poin dibandingkan posisi penutupan kemarin di Rp14.855 per dolar AS.

Pada pukul 09.18 WIB, rupiah terkoreksi 60 poin atau 0,40 persen ke posisi Rp14.915. Sepanjang perdagangan, rupiah bergerak di posisi Rp14.900 hingga Rp14.915 per dolar AS.

Posisi rupiah pada awal perdagangan hari ini merupakan yang terlemah sejak 8 Mei 2020. Saat itu rupiah di pasar spot ditutup di level Rp14.950.

Sementara itu, indeks dolar terpantau melemah 0,07 persen ke posisi 93,2740 pada pukul 09.08 WIB. Indeks dolar mengukur kekuatan mata uang dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama dunia.

Di Asia, pergerakan mata uang bervariasi terhadap dolar. Untuk yang melemah, rupiah memimpin pelemahan, disusul won Korea yang melemah 0,33 persen. Adapun ringgit Malaysia, baht Thailand, dolar Singapura, dan peso Filipina mencetak penguatan terhadap dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup melemah 0,38 persen atau 56 poin menuju Rp14.855 per dolar AS pada perdagangan Kamis (10/9/2020). Rupiah justru menjadi mata uang terlemah di Asia di saat mayoritas mata uang menguat akibat koreksi dolar AS.

Rupiah hanya ditemani dolar SIngapura dan yuan China yang masing-masing terkoreksi 0,08 persen. Adapun, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan dolar AS di hadapan sekeranjang mata uang utama bergerak melemah 0,05 persen ke level 93,206.

Pelemahan rupiah kemarin sejalan dengan tekanan terhadap pasar modal. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 5 persen. Indeks jeblok menyusul pengumuman Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang akan menerapkan PSBB total pada 14 September 2020.

Managing Director and Head of Equity Capital Market PT Samuel International Harry Su mengatakan PSBB akan memukul perekonomian nasional. Dia menyebut, Jakarta menyumbang sekitar 17,5 persen dari total PDB Indonesia sehingga penerapan PSBB total di ibukota akan berdampak besar.

“Penerapan kembali semi-lockdown di ibukota akan niscaya menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi, saham dan rupiah,” tutur dia.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim sebelumnya mengatakan menilai kebijakan PSBB dapat membawa rupiah turun ke level terendah.

(Visited 3 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *