Optimisme Perdagangan AS-Tiongkok Membuat Harga Emas Kembali Melemah

Optimisme Perdagangan AS-Tiongkok Membuat Harga Emas Kembali Melemah

Dikutip dari INDOZONE.ID, Harga komoditas emas dunia di pasar internasional kembali mengalami pelemahan, menyusul peningkatan optimisme terhadap hubungan dagang Amerika Serikat (AS) dengan Tiongkok. Hal itu kemudian merusak daya tarik emas sebagai Safe-Haven tersebut. 

Di sisi lain, para investor saat ini masih harap-harap cemas menanti pidato Chairman Federal Reserve, Jerome Powell, pekan ini.

Harga emas di pasar spot melemah sekitar 0,6% menjadi US$1.920,91 per ounce pada pukul 01.10 WIB dini hari tadi, demikian dikutip dari Reuters, Rabu (26/8/2020) dini hari WIB.

Sementara emas berjangka Amerika Serikat ditutup turun 0,8%, menjadi US$1.923,10 per ounce.

pelatihan forex di didimax

“Kita melihat sedikit optimisme pada hubungan AS-China, sementara ada beberapa optimisme mengenai (pengobatan) virus corona jadi, lebih sedikit kebutuhan akan  safe-haven,” kata David Meger, Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures.

Pejabat perdagangan AS dan Tiongkok, pada hari Selasa kemarin menegaskan kembali kepada komitmen mereka untuk kesepakatan perdagangan Fase 1. Hal ini menambah berita positif atas kemajuan dalam pengembangan pengobatan Covid-19.

Pada hari Minggu, Presiden Donald Trump memuji izin Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika atas pengobatan virus yang menggunakan plasma darah dari pasien yang pulih.

Data menunjukkan kepercayaan konsumen AS turun pada Agustus ke level terendah lebih dari enam tahun, karena rumah tangga khawatir tentang pasar tenaga kerja dan pendapatan.

“Itu sudah diperhitungkan. Keyakinan memburuk dan itu hanya akan memaksa Kongres untuk memberikan lebih banyak stimulus,” kata Edward Moya, analis OANDA. “Karena semua ketidakpastian itu, mereka tidak bisa membiarkan semua upaya sia-sia, dan itu akan memperkuat prospek bullish bagi emas,” tambahnya.

Bank sentral dan pemerintah secara global menggelontorkan stimulus moneter dan fiskal besar-besaran untuk menopang ekonomi yang dihantam virus tersebut, membantu emas melambung lebih dari 25% sejauh tahun ini. Powell akan berbicara pada pertemuan petinggi bank sentral di Jackson Hole, Wyoming, Kamis.

The Fed mempertahankan suku bunga acuan mendekati nol, dan itu merupakan sentimen positif bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Logam lainnya, perak menyusut sekitar 1% menjadi US$26,28 per ounce, platinum naik 0,7% menjadi US$922,08 per ounce, dan palladium menguat 0,4% menjadi US$2.168,65 per ounce.

Edukasi dan Bimbingan Trading Forex di Didimax

(Visited 3 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *