Pair EURUSD Turun Dari Ketinggiannya Pasca Data Inflasi Inti AS Melampaui Prediksi

Pair EURUSD Turun Dari Ketinggiannya Pasca Data Inflasi Inti AS Melampaui Prediksi

Pada perdagangan pasar valuta asing hari Jum’at, 12 Juli 2019 pasangan mata uang EURUSD diperdagangkan diatas 1.1250 namun turun kembali dari ketinggiannya setelah data CPI inti Amerika Serikat yang melampaui prediksi yakni di angka 2.1%. Gubernur The Fed Jerome Powell membuka pintu terhadap pemangkasan suku bunga Amerika Serikat. Sementara risalah Bank Sentral Eropa (ECB) menunjukkan kebutuhan untuk menyiapkan kebijakan yang lebih longgar.

Pasangan mata uang EURUSD telah mencapai level 1.1280 semalam, konsidi ini didukung oleh melemahnya Dolar Amerika Serikat secara konsisten setelah pernyataan dari Gubernur The Fed Jerome Powell mengenai kebijakan moneter dihadapan komisi khusus dari Kongres.

Pasangan mata uang ini bersikukuh pada posisi yang lebih tinggi selama hampir di semua sesi Eropa, lalu mencapai puncak ke ketinggian harian yang baru menjelang rilis data Amerika Serikat, dengan minat spekulatif terus memperhitungkan dalam harga pelonggaran yang lebih tajam di Amerika Serikat sebelum tahun ini berakhir.

Disisi lain, mata uang Eropa (EUR) tetap tangguh meskipun risalah pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan Uni Eropa siap untuk membuat kelonggaran lebih jauh sebagaimana yang diperlukan, yakni menggunakan semua peralatan yang tersedia, termasuk pemotongan tingkat suku bunga.

Berita ini sama sekali tidak mengejutkan pasar dengan tambahan pelonggaran kebijakan di Uni Eropa (UE) telah diperhitungkan dalam harga. Selain itu, Jerman juga merilis versi final dari inflasi bulan Juni, yang muncul sedikit lebih baik daripada yang diprediksi sebelumnya, yakni naik sebesar 0.3%.

Pada hari Kamis, Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat mengatakan bahwa Consumer Price Index Amerika Serikat naik sebesar 0.1% pada bulan Juni, setelah kenaikan dengan jumlah yang sama pada bulan Mei.

Data yang keluar melampaui ekspektasi, perkiraan konsensus memandang angkanya tidak berubah. Untuk periode satu tahun, inflasi umum dilaporkan meningkat sebesar 1.6%. Dengan menghilangkan harga energy dan makanan yang volatile, inflasi inti melampaui ekspektasi, yakni meningkat sebesar 0.3% pada bulan lalu, setelah kenaikan sebelumnya pada bulan Mei yakni sebesar 0.1%.

Hal ini adalah pertama kalinya di dalam 5 bulan CPI inti telah meningkat diatas 0.1%. Para ekonom hanya memperkirakan kenaikan sebesar 0.2%. Inflasi inti tahunan meningkat sebesar 2.1% pada bulan Juni, naik dari bulan Mei yakni sebesar 2.0%.

Melemahnya pasangan mata uang ini akan berhadapan dengan “support” awal di kisaran level 1.1230 yang apabila berhasil ditembus akan lanjut ke kisaran level 1.1195 dan kemudian ke 1.1150. Sebaliknya apabila berbalik menguat maka akan berhadapan dengan “resistance” awal di kisaran level 1.1300 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke kisaran level 1.1340 dan kemudian ke 1.1385.

CARA DAFTAR AKUN DEMO TRADING DI DIDIMAX

didimaxforex.com

(Visited 23 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *