Pair GBPJPY Memantul Turun Dari Titik Resisten, Pounds Menunggu Data Domestik

Hallo teman-teman trader! Hari ini berita forex datang dari Pair GBPJPY Memantul Turun Dari Titik Resisten, Pounds Menunggu Data Domestik. Selain itu pasangan mata uang ini juga telah mengalami pantulan harga dari titik resisten berdasarkan garis trend tiga minggu.

Permasalahan Brexit beberapa waktu terakhir memang semakin rumit setelah Parlemen Inggris menolak kembali proposal yang diajukan oleh Perdana Menteri Theresa May. Akibat dari penolakan tersebut menurunkan kekuatan pasangan mata uang Poundsterling Inggris (GBP) terhadap mata uang Yen Jepang (JPY) dalam perlawanan selama tiga minggu terakhir.

GRATIS EDUKASI TRADING FOREX DIDIMAX

Untuk saat ini para pelaku pasar dan investor akan lebih fokus pada pembaruan kabar dari Brexit dan juga data ekonomi Inggris mengenai IMP dalam sektor kontruksi. Dorongan tersebut akan menunjukkan pergerakan pasangan mata uang GBPJPY dalam jangka pendek.

Perdagangan pada hari Selasa saat sesi awal kawasan Asia, mata uang Poundsterling Inggris (GBP) masih terlihat lemah dan berada di sekitar level harga 145.600. Sebelumnya pasangan mata uang ini telah mengalami pantulan harga dari titik resisten berdasarkan garis trend tiga minggu.

Pantulan harga ini disebabkan oleh hasil pemungutan suara yang menyatakan bahwa Parlemen Inggris menolak kembali proposal Brexit yang diajukan oleh Perdana Menteri Theresa May. Dengan ditolaknya proposal Brexit tersebut maka semakin membuat Inggris penuh ketidakpastian mengenai Brexit. Pembaruan kabar dari negosiasi dagang antara Amerika Serikat dengan China juga akan menggerakkan pasar dalam jangka pendek.

Hingga saat ini para pelaku pasar dan investor tampak masih sangat terbebani untuk berdagang karena penolakan proposal Brexit oleh Parlemen Inggris tersebut. Pasar sangat mengantisipasi resiko pergolakan politik yang lebih besar dengan cara meninggalkan aset beresiko seperti mata uang Poundsterling Inggris (GBP).

Sementara itu, kenaikan pasangan mata uang GBPJPY pada minggu sebelumnya disebabkan oleh Brexit yang optimis mengenai perpanjangan pasal 50 dan naiknya harapan akan adanya solusi dari Parlemen Inggris serta negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat dan China yang positif.

Dengan ditolaknya proposal brexit tersebut, maka beredar banyak dugaan mengenai masa depan Brexit seperti Parlemen Inggris akan menerima proposal Perdana Menteri Theresa May untuk menghindari ancaman tanpa kesepakatan. Selain itu juga ada kemungkinan dilakukan referendum Brexit karena banyaknya yang berusaha menyelesaikan masalah Brexit ini.

PUSAT EDUKASI TRADING FOREX DIDIMAX

didimaxforex.com

(Visited 61 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi saya disini