Pengaruh Covid-19 Terhadap Pasar Forex

Pengaruh Covid-19 Terhadap Pasar Forex

Halo sobat trader semua! Hampir sebagian besar bisnis di dunia terkena dampak pandemi virus corona. Lalu tahukah anda seperi apa Pengaruh Covid-19 Terhadap Pasar Forex? Yuk simak pembahasannya berikut ini bersama Didimax.

Wabah Covid-19 menjadi masalah global yang saat ini mungkin sedang dibahas oleh semua negara di berbagai belahan dunia. Penyakit yang awalnya muncul di kota Wuhan, Tiongkok dengan cepat menyebar ke seluruh negara di seluruh belahan bumi.

Hingga saat ini diperkirakan lebih dari 3.000.000 orang penduduk dunia telah terinfeksi dan jumlah korban jiwa pun sudah dalam jumlah besar. Namun, ternyata dari wabah global yang satu ini tidak hanya terjadi di bidang medis atau sosial. Salah satu yang terpengaruh wabah ini juga dirasakan oleh pasar forex. Jadi, seperti apa Pengaruh Covid-19 Terhadap Pasar Forex?

edukasi forex gratis di didimax

Pengaruh Covid-19 Terhadap Pasar Forex

Baik trader forex pemula dan atau trader berpengalaman harus mengetahui bagaimana pasar telah berubah sejak virus korona menyebar di seluruh dunia.

1. Perubahan nilai mata uang

Dampak paling mendasar yang disebabkan oleh wabah covid-19 terhadap pasar forex adalah perubahan nilai mata uang. Tidak ada satupun negara yang terbebas dari dampak ekonomi wabah ini. Semua wabah hampir secara merata mengalami dampak perubahan nilai mata uang akibat wabah ini. Bahkan negara adidaya seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Cina sekalipun mengalami fluktuasi besar dalam nilai mata uang mereka.

Wabah Covid-19 yang meluas dengan cepat di berbagai belahan dunia menyebabkan kerugian dalam jumlah besar, baik mereka yang terinfeksi maupun korban jiwa yang timbul. Pemerintah berbagai negara pun tidak mau menderita kerugian dalam jumlah dan skala yang lebih besar lagi. Akibatnya, berbagai negara mulai menerapkan kebijakan pembatasan aktivitas sosial dan ekonomi. Beberapa negara bahkan memberlakukan kebijakan penghentian aktivitas masyarakat atau yang lebih dikenal dengan istilah lockdown.

Selain itu, pelarangan aktivitas masyarakat menjadikan pelaku usaha di berbagai tempat kekurangan atau bahkan kehilangan tenaga manusia untuk menggerakkan aktivitas bisnis mereka.
Hal ini kemudian cepat atau lambat berdampak pada kemampuan perusahaan untuk membayar upah karyawan mereka. Perusahaan yang mengalami penurunan pendapatan lebih memilih untuk mempertahankan bagian penting dari usaha mereka semata-mata agar dapat bertahan.

Akibatnya, terjadi pemutusan hubungan kerja di berbagai tempat sehingga masyarakat perlahan-lahan kehilangan daya beli mereka yang kemudian berdampak pada penurunan konsumsi  di tengah masyarakat. Masyarakat kemudian berbondong-bondong melakukan pembelian beberapa komoditas yang dianggap penting seperti produk kesehatan hingga makanan. Akibatnya terjadi kenaikan harga komoditas yang memicu terjadinya inflasi. Inflasi inilah yang kemudian secara langsung memicu terjadinya perubahan nilai mata uang pada pasar forex.

 

https://www.youtube.com/watch?v=tCYlJbyFHfk

2. Volatilitas Meningkat

Akibat terjadinya kenaikan inflasi, maka harga atau nilai mata uang dari suatu negara akan mengalami perubahan. Perubahan ini terjadi dalam rentang waktu yang begitu cepat. Akibatnya, pasar forex juga akan terdampak dalam bentuk volatilitas yang semakin besar. Perubahan nilai yang demikian tiba-tiba akan memengaruhi kondisi pasar terutama dari segi perilaku para investor.

Di negara-negara tempat para investor memiliki ketidakpercayaan terhadap kemampuan pemerintah setempat dalam menangani wabah ini, mereka dapat saja melakukan penarikan mata uang asing secara besar-besaran ke luar negeri. Akibatnya arus dana asing akan keluar dari suatu negara sehingga memicu nilai mata uang mengalami kenaikan yang jauh lebih besar. Hal inilah yang salah satunya digambarkan melalui volatilitas pasar forex yang semakin besar.

Tentunya, kondisi seperti ini hanya akan terjadi dalam kurun waktu singkat. Ketika wabah ini selesai, maka pasar forex akan secara langsung menyesuaikan diri. Meski demikian, banyak pakar yang beranggapan bahwa agar pasar forex dan keuangan global kembali pulih seperti sediakala. Hal ini hanya dapat terjadi ketika masyarakat global mulai mengalami pemulihan daya beli. Hal ini kemudian sekali lagi akan mendorong masyarakat melakukan konsumsi barang dan jasa sehingga pada waktunya akan mendorong penguatan dan penyehatan ekonomi global.

pelatihan forex di didimax

3. Fundamental memainkan peranan lebih penting

Wabah covid-19 juga bermakna sesuatu yang lebih serius daripada nama merek bir terkenal. Pemerintah negara-negara di seluruh dunia membuat kebijakan yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya. Berbagai kebijakan seperti penerapan, memperpanjang, atau melonggarkan karantina berdampak besar untuk pasar forex.

Bahkan para trader yang sebelumnya hanya mengandalkan analisa teknikal, saat ini juga memperhatikan analisa fundamental. Pengumuman jumlah pengangguran, pengumuman pembukaan perbatasan, dan bahkan kicauan Presiden Donald Trump saat ini menjadi pusat perhatian serius para trader forex.

Perlu diketahui juga bahwa jumlah berita palsu turut meningkat. Ini bukan berarti anda mengabaikan mengabaikan berita ini bila anda sedang belajar bagaimana cara trading di pasar forex. Sebaliknya, anda perlu mempertimbangkan dampak jangka pendek yang ditimbulkannya. Ketika masyarakat menyadari bahwa berita tersebut palsu, hal ini bisa mengakibatkan gerakan pasar ke arah sebaliknya yang juga perlu dipertimbangkan.

EDUKASI TRADING FOREX DAN KOMODITI DI DIDIMAX

4. Trading jangka pendek lebih difavoritkan di situasi COVID-19

Bila sudah tertarik dengan trading forex sejak lama, mungkin anda pernah mendengar tentang permainan Warren Buffet dengan pengelola investasi global (hedge fund) yang masing-masing ditetapkan senilai 1 juta dolar. Hipotesa Buffet adalah investasi pasif pada indeks S&P 500 melampaui manajemen dana aktif dalam kurun waktu 10 tahun.

Jaman sudah berubah. Para ahli ekonomi, trader, dan Buffet sendiri mengakui fakta bahwa karantina COVID-19 yang sudah menghisap darah ekonomi global bisa berujung resesi terburuk yang pernah dialami dunia dalam beberapa abad.

Trader jangka pendek tidak menghadapi ancaman ini. Mereka belajar bagaimana cara trading forex dan menghasilkan uang di tengah segala situasi ekonomi global. Pola-pola analisa teknikal terus berlangsung apapun tantangan yang dihadapi manusia. Naik atau turun, tidak masalah. Yang penting adalah risiko dan profit potensial. Realitas saat ini adalah kesempatan yang lebih besar bagi mereka, dan bukan ancaman.

Cara Terbaik Belajar Trading Forex Bersama Didimax

Jika anda memang tertarik ingin  belajar dan mendalami trading forex, cara terbaik yang bisa anda lakukan ialah dengan bergabung bersama Didimax, Pusat edukasi trading forex terbaik di Indonesia yang menjadi sarana untuk anda yang ingin mengetahui secara lengkap tentang trading forex secara GRATIS.

Tersedia program edukasi dan bimbingan bersama mentor-mentor terbaik yang tentu akan sangat membantu anda terutama trader pemula yang ingin mengetahui cara kerja trading yang baik dan sesuai. Bahkan anda juga akan dibimbing untuk menggunakan strategi trading yang simple, mudah dipahami dan profitable, baik untuk pemula atau yang sudah mahir sekalipun.

Untuk anda yang tertarik dan ingin bergabung bersama Didimax, anda bisa datang langsung ke Kantor Pusat Didimax di  Jalan Garuda No. 88 Andir, Bandung atau anda juga bisa langsung mendaftarkan diri dengan cara klik link dibawah ini.

Selain itu, anda juga bisa menghubungi nomor di bawah ini untuk mendapatkan informasi lebih lanjut seputar trading forex di Didimax.

0821-1767-8379

Anda juga bisa menghubungi CS kami via whatsapp dengan mengklik gambar di bawah ini.

Bergabunglah bersama Didimax sekarang juga demi layanan yang sempurna dan keamanan dana yang terjamin. Happy Trading dan Happy Profit!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *