PENGERTIAN TRENDLINE DALAM TRADING FOREX

Dalam trading forex, kita memahami tren sebagai kecenderungan arah pergerakan harga. Pada umumnya, tren itu sendiri ada tiga jenis, yaitu bullish (tren naik), bearish (tren menurun), dan sideways (harga bergerak naik-turun dalam kisaran tertentu saja). Namun, realita pergerakan harga tidaklah lurus menuju satu arah saja, melainkan seakan-akan zig-zag atau naik-turun terus. Jadi, trader perlu menggambar trendline untuk mengidentifikasi tren apa yang tengah berlangsung di pasar.Apabila digambarkan dengan benar, trendline dalam forex dapat memberikan sinyal seakurat indikator teknikal bagi trader. Selain itu, pengguna analisa fundamental dapat memanfaatkannya untuk memahami tren harga dalam jangka panjang. Oleh karena itu, pengetahuan mengenai cara menggambar trendline dalam forex berikut ini harus dikuasai oleh setiap trader.

Langkah 1 : Identifikasi Support dan Resistance

  • Identifikasi Support dan Resistance Untuk menggambar trendline dalam forex, Anda perlu menandai level-level harga tertinggi (High) dan Terendah (Low) pada sebuah grafik harga yang sekaligus berperan sebagai Support dan Resistance.

https://www.youtube.com/watch?v=drfKB7EamZ0

Langkah 2 : Menggambar Trendline Dari Resistance dan Support yang Berdekatan

Setelah mengidentifikasi Resistance dan Support, langkah selanjutnya adalah menggambar trendline. Aplikasi trading forex (Metatrader dll) biasanya sudah dilengkapi fasilitas (tools) untuk menggambar trendline. Untuk menggambarnya, klik pada tools tersebut, kemudian ikuti aturan :

  • Garis Trendline Atas: Tarik garis dari Resistance ke Resistance berikutnya. Dibutuhkan minimal dua Resistance untuk menarik garis tren ini. Namun, semakin banyak titik Resistance yang membentuk suatu trendline, maka makin kuatlah trendline tersebut.
  • Garis Trendline Bawah: Tarik garis dari Support ke Support berikutnya. Dibutuhkan minimal dua Support untuk menarik garis tren ini. Namun, semakin banyak titik Support yang membentuk suatu trendline, maka makin kuatlah trendline tersebut.
  • Jangan memaksa menggambar trendline untuk menjadi suatu bentuk tertentu ataupun sesuai dengan kemauan diri sendiri. Jika ternyata sulit digambar garis tren tertentu, maka boleh jadi memang tidak memungkinkan untuk digambar sekarang, atau kondisi pasar sedang tidak menentu (choppy).

Langkah 3 : Menggunakan Trendline Untuk Trading Forex

Setelah selesai menggambar trendline, Anda dapat menggunakannya untuk trading forex. Biasanya, trader menggunakan trendline sebagai acuan untuk bounce dan breakout. Aturannya :

  • Apabila harga memantul (bounce) dari trendline atas, berarti harga berpotensi turun hingga mencapai trendline bawah.
  • Apabila harga memantul (bounce) dari trendline bawah, berarti harga berpotensi naik hingga mencapai trendline atas.
  • Apabila saat harga bearish terjadi penembusan (breakout) trendline atas, berarti kemungkinan menjadi awal dari tren bullish.
  • Apabila saat harga bullish terjadi penembusan (breakout) trendline bawah, berarti kemungkinan menjadi awal dari tren bullish.

Untuk mengkonfirmasi bounce dan breakout, Anda bisa memanfaatkan indikator teknikal lainnya ataupun mengamati pola Candlestick apa yang terbentuk di dekat titik-titik bounce dan breakout.

BISNIS TEPAT SAAT PANDEMI VIRUS CORONA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *