PM Inggris Mengalami Kekalahan di Pemungutan Suara Brexit

PM Inggris Mengalami Kekalahan di Pemungutan Suara Brexit

Berikut berita seputar forex yaitu PM Inggris Mengalami Kekalahan di Pemungutan Suara Brexit – Perdana Menteri Inggris, Johnson Boris mengalami kekalahan dalam pemungutan suara di parlemen dari pihak lawan yang berusaha mengeluarkan undang-undang untuk mencegah terjadinya Brexit tanpa kesepakatan atau no-deal Brexit. Pemungutan suara ini memperlihatkan perpecahan yang dalam di parlemen Inggris dalam masalah terkait keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

Berdasarkan majelis parlemen Inggris, atau yang dikenal sebagai Commons yang memberikan suara 328 berbanding 301 untuk kemenangan pihak lawan yang ingin mengambil alih agenda tersebut. Dengan begitu mereka dapat mengeluarkan RUU yang berusaha untuk menunda tanggal keluar Inggris dari Uni Eropa.

PM Johnson telah menyatakan jika Brexit harus terjadi pada 31 Oktober dengan kondisi apa pun yng artinya Inggris akan tetap keluar dari Uni Eropa walaupun tidak mencapai kesepakatan dengan blok ekonomi Benua Biru tersebut.

Reaksi atas hasil pemungutan suara itu, Boris Johnson menberitahu dia akan mengajukan mosi untuk menggelar pemilihan umum lebih awal sesuai yang dilansir BBC, Rabu (4/9/2019).

Jumlah totalnya ada sekitar 21 anggota parlemen dari partai berkuasa Partai Konservatif seperti sejumlah mantan menteri kabinet yang bergabung dengan partai lawan untuk mengalahkan pemerintah. Setelah pemungutan suara, Johnson menyatakan jika para anggota partai pemberontak itu akan segera dipecat, dan dikeluarkan dari posisi mereka di parlemen.

Dia mengatakan dengan adanya RUU baru, para anggota parlemen akan menyerahkan kendali perundingan Brexit ke Uni Eropa dan menimbulkan “lebih banyak masalah, lebih banyak penundaan, lebih banyak kebingungan”.

https://www.youtube.com/watch?v=MpOo0ZI4xyU

Johnson juga mengatakan jika dia tidak punya pilihan selain terus maju dengan usaha untuk menyerukan digelarnya pemilihan umum pada Oktober. “Rakyat di negara ini harus memilih,” tambah perdana mentri Inggris tersebut

Berdasarkan data BBC, pemerintah bermaksud untuk mengadakan pemilihan pada 15 Oktober, dua hari sebelum KTT penting Uni Eropa di Brussels. Yang bertujuan untuk menyerukan pemilihan di bawah Undang-Undang Parlemen dalam jangka waktu tertentu, Johnson akan membutuhkan dukungan dari Partai Buruh karena ia membutuhkan dukungan dua pertiga dari 650 anggota parlemen Inggris.

CARA DAFTAR AKUN DEMO TRADING DI DIDIMAX

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *