Pound melemah karena kekhawatiran “Hard Brexit”, Dolar AS Menguat

Pound melemah karena kekhawatiran "Hard Brexit", Dolar AS Menguat

Berita trading forex hari ini – Pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), dolar AS atau USD mengalami penguatan atas sekelompok mata uang mayor lainnya dipicu oleh penurunan dramatis pound usai PM Inggris Boris Johnson menentukan keluarnya Inggris tanpa kesepakatan dari UE kembali.

Pada Selasa (17/12/2019), Inggris menetapkan batas waktu yang sulit pada Desember 2020 untuk mencapai kesepakatan perdagangan baru dengan UE, yangberusaha menekan Brussels untuk bergerak lebih cepat demi menandatangani kesepakatan.

Johnson akan menggunakan kuasanya atas parlemen dengan melarang segala perpanjangan masa perubahan Brexit melebihi tahun 2020. Hal itu merupakan langkah paling berani sejak memenangkan mayoritas besar dalam pemilihan pada 15 Desember sehingga membuat pasar keuangan ketakutan.

EDUKASI TRADING FOREX GRATIS

Pada perdagangan Amerika Utara, Pound melemah 1,53 persen menjadi pada 1,312 dolar AS dan jatuh 2,89 persen dari posisi Jumat (13/12/2019) ketika mencapai tertinggi sejak Mei 2018 usai kemenangan Johnson.

Menurut Analis Pasar Senior Western Union Business Solutions, Joe Manimbo mengatakan “Sterling-negatif ketika ketidakpastian Brexit kembali ke garis depan.”

Tindakan ini juga dipicu oleh investor yang melepaskan posisi pra pemilihan di sterling, ujar Ahli Strategi Valuta Asing Senior TD Securities, Mazen Issa.

“Ada banyak optimisme yang dibangun ke sterling masuk ke pemilihan karena voting tersebut terus memperlihatkan … bahwa akan ada mayoritas Konservatif,” ujar Issa.

“Namun kekhawatiran kami akan pemilihan yaitu bahwa sebagian besar optimisme itu sudah dihargakan. Jadi, begitu Anda mempunyai realisasi hasil itu, itu adalah waktu yang tepat bagi mereka yang mengendarai sterling dalam perjalanan naik untuk melepas beberapa posisi itu. ”

Euro menguat menguat pound, terakhir naik 1,64 persen menjadi diperdagangkan pada 0,849 pence, penguatannya juga mendukung dolar AS.

“Langkah ini tampaknya menjadi variasi yang mengejutkan bagi euro karena ketidakpastian Brexit hanya akan menyulitkan latar belakang ekonomi Eropa yang sudah menantang. Ujian lebih baik dari sentimen euro tiba pada Rabu dengan angka akhir inflasi zona euro untuk November, yang diprediksi tidak direvisi pada terendah satu persen, dibandingkan dengan target ECB mendekati dua persen,” ujar Manimbo.

Indeks dolar AS sedikit lebih tinggi, naik 0,20 persen menjadi di 97,214, didorong oleh penurunan pound dan juga  penurunan dolar Australia.

CARA DAFTAR AKUN DEMO TRADING DI DIDIMAX

(Visited 8 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *