Pound Menguat Karena Brexit, Untuk Jangka Pendek Fokus Pada Data Domestik

Pound Menguat Karena Brexit, Untuk Jangka Pendek Fokus Pada Data Domestik

Hallo teman-teman trader! Berita forex hari ini datang dari mata uang Pound Menguat Karena Brexit, Untuk Jangka Pendek Fokus Pada Data Domestik. Hal ini terjadi karena munculnya dugaan mengenai adanya potensi jika PM Theresa May bisa meloloskan proposal brexit yang ketiga.

Hari ini mata uang Poundsterling Inggris (GBP) hanya bergerak dalam kawasan yang kecil di level harga 1.3200 terhadap mata Dolar Amerika Serikat (USD). Kondisi ini masih terjadi ketika sesi perdagangan kawasan Asia berlangsung di hari Rabu, 27 Maret.

Sebelumnya pasangan mata uang ini mengalami peningkatan volume perdagangan setelah munculnya dugaan pasar mengenai adanya potensi jika Perdana Menteri Theresa May bisa meloloskan proposal Brexit yang ketiga. Hal ini otomatis membuat perdagangan mata uang Poundsterling Inggris (GBP) meningkat dan membuat pasangan mata uang ini reli.

Terlebih lagi, kenaikan tersebut didukung dengan kondisi mata uang Dolar Amerika Serikat yang terus melemah dengan adanya rilis data yang cenderung negatif. Hingga saat ini, kabar pembaruan dari Brexit terus memberikan peluang perdagangan bagi para pelaku pasar dan investor. Data dari Amerika Serikat  tentang neraca perdagangan dan CBI Inggris juga akan menjadi fokus utama pasar untuk melihat kemana arah sentimen selanjutnya.

Dikabarkan pada hari Selasa kemarin, anggota Parlemen Inggris yaitu Tory dan beberapa anggota lain menyatakan dukungannya terhadap proposal Brexit yang diajukan oleh Perdana Menteri Theresa May. Dukungan ini secara luas telah menghilangkan ketidakpastian yang selama ini sangat membebani mata uang Poundsterling Inggris (GBP).

Selain itu, pemindahan kendali atas Brexit dari pemerintah Inggris ke Parlemen juga membuat para pelaku pasar dan investor optimis pada perdagangan mata uang Poundsterling Inggris (GBP). Terlebih ada juga dugaan yang beredar mengenai perpanjangan Brexit yang mencapai satu tahun akan di mulai dari tanggal 29 Maret nanti.

Untuk saat ini, para pelaku pasar dan investor mata uang Poundsterling Inggris (GBP) dapat lebih fokus pada cara Perdana Menteri Theresa May menempatkan rencana proposalnya ke Parlemen Inggris dalam pemungutan suara hari Rabu ini. Terlebih suara pihak oposisi juga terus menyatakan dukungan terhadap proposal yang diajukan oleh Perdana Menteri Theresa May.

Mengenai rilis data CBI Inggris diprediksi akan mengalami kenaikan menuju ke 5 persen dari data sebelumnya 0 persen. Sementara itu, neraca perdagangan Amerika Serikat diprediksi akan turun menuju ke -$57,00 Miliar dari sebelumnya -$59,8.

CARA DAFTAR AKUN DEMO TRADING DI DIDIMAX

didimaxforex.com

(Visited 10 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi saya disini