
Pada hari ini Rabu,12 Juni 2019 perdagangan Poundsterling Inggris (GBP) berada dalam kondisi minat beli yang cukup baik dan berada di kisaran level harga 1,2725 saat perdagangan pasar valuta asing sesi kawasan Asia sedang berlangsung.
Kondisi positif pasangan mata uang GBPUSD ini disebabkan oleh faktor dorongan yang berasal dari sektor ekonomi dan juga politik yang menjadi penggerak utamanya. Saat ini kedua faktor tersebut sedang memberikan suasana pasar yang cukup optimis.
Memang secara keseluruhan kondisi Poundsterling Inggris (GBP) yang menguat ini disebabkan oleh berbagai alasan yang terjadi pada hari Selasa kemarin. Akan tetapi lebih detailnya, hal ini disebabkan oleh perhatian investor dan para pelaku pasar yang lebih tertuju pada rilis data pendapatan rata-rata Inggris yang sangat optimis dan juga adanya kemungkinan terjadi mosi pada lintas partai Partai Buruh.
Upaya ini dilakukan untuk menghindari terjadinya Brexit tanpa adanya kesepakatan apapun dengan Uni Eropa (No Deal Brexit). Optimisme ini juga membawa Poundsterling Inggris (GBP) menguat terhadap Dolar Amerika Serikat (USD).
Kabar terbaru yang disampaikan oleh UK Telegraph juga mengungkapkan bahwa saat ini para anggota Parlemen Inggris yang memberi dukungan agar Inggris tetap bersama Uni Eropa (UE) akan memberikan perlawanan yang cukup sengit terhadap rencana dari Boris Johnson.
Memang baru-baru ini Boris Johnson mengatakan bahwa ia akan mengakhiri polemik Brexit tepat pada waktunya, meskipun hal itu akan berarti bahwa Inggris keluar tanpa adanya kesepakatan apapun dengan Uni Eropa (UE). Pernyataan ini disampaikan disaat kampanye dalam perebutan kursi Perdana Menteri Inggris yang baru.
Pada berita lain juga menyatakan bahwa jajak pendapat menyebutkan, yang paling berpotensi dalam perebutan kursi Perdana Menteri Inggris adalah Boris Johnson, yang kemungkinan akan memperoleh suara sebanyak 140 mayoritas pada pemilihan umum nantinya.
Hal inilah yang menjadikan Boris Johnson kemungkinan memang bisa mengakhiri Brexit yang selama ini membebani Poundsterling Inggris (GBP) dan akan menyelesaikannya tepat pada tanggal 31 Oktober mendatang walaupun hasilnya baik dengan kesepakatan maupun tanpa kesepakatan.
didimaxforex.com






