
Pada awal pekan ini, Poundsterling (GBP) mengalami pelemahan lebih dari setengah persen terhadap Dolar Amerika Serikat (USD), bahkan anjlok dari level tertinggi lima bulan setelah parlemen Inggris menunda pengambilan suara penting pada perjanjian penarikan Brexit.
Langkah ini menggagalkan rencana Perdana Menteri Boris Johnson untuk mengambil keputusan tentang perjanjian penarikannya, akan tetapi Poundsterling (GBP) memegang sebagian besar dari reli baru-baru ini di tengah keyakinan bahwa No Deal Brexit dari Uni Eropa (UE) akan dihindari.
Pada awal perdagangan pasar valuta asing sesi kawasan Asia, Poundsterling (GBP) turun sebesar 0,72% ke kisaran level $ 1.2896, setelah mencapai puncak tertinggi lima bulan di kisaran level $ 1.2990 pada hari Jumat dan menutup minggu tepat di bawah angka $ 1.30, lonjakan yang terjadi sebesar 6,5% sejak Perdana Menteri Johnson mencapai kesepakatan Brexit Uni Eropa (UE) pada tanggal 10 Oktober.
Pada hari Sabtu lalu, anggota parlemen Inggris memilih untuk menahan keputusan pada kesepakatan Perdana Menteri Boris Johnson, yaitu suatu langkah yang memaksanya untuk mencari dari Uni Eropa (UE) sebuah penundaan ketiga untuk Brexit.
Namun, Perdana Menteri Boris Johnson menambahkan catatan lain yang mengatakan bahwa dia menentang perpanjangan dan menteri pemerintah Inggris. Michael Gove, mengatakan pada hari Minggu kemarin, bahwa Brexit akan terjadi pada tanggal 31 Oktober karena pemerintah berusaha untuk mendapatkan RUU Brexit melalui parlemen.
Analis mengatakan, bahwa saati ini fokus para pelaku pasar akan beralih ke pengambilan suara minggu ini pada kesepakatan Perdana Menteri Boris Johnson. Menteri Luar Negeri, Dominic Raab juga mengungkapkan kepada BBC semalam bahwa ia cukup yakin bahwa anggota parlemen akan mendukung kesepakatan pada minggu ini.
https://www.youtube.com/watch?v=OWpLOUiNLHY
Adam Cole, kepala strategi mata uang di RBC Capital Markets di London, mengatakan: “ Jika ada peristiwa pada akhir pekan, hal tersebut semakin mengurangi risiko keluar secara tidak teratur. Jika ada reaksi negatif spontan dalam Poundsterling (GBP) saat kami muncul dari akhir pekan dengan ketidakpastian yang lebih besar dari yang diharapkan dan beberapa posisi ‘Buy’ tidak dibuka, itu harus segera memudar.”
Uni Eropa (UE) akan bermain beberapa waktu daripada terburu-buru untuk memutuskan permintaan Inggris yang enggan untuk menunda Brexit lagi, ujar diplomat pada hari Minggu kemarin.
Sementara itu, karena lelah dengan proses Brexit yang tak kunjung selesai, para pemimpin Uni Eropa (UE) tertarik untuk menghindari jalan keluar yang tidak teratur dan tidak mungkin menolak permintaan tersebut. Mereka berharap bahwa kesepakatan itu akhirnya dapat disetujui di Inggris.
didimaxforex.com






