Poundsterling dan Yen Punya Kekuatan Baru Untuk Gulingkan Dolar AS

Poundsterling dan Yen Punya Kekuatan Baru Untuk Gulingkan Dolar AS

Mengakhiri perdagangan pasar valuta asing sesi Amerika hari Rabu, 28 Agustus 2019 dinihari, Dolar Amerika Serikat (USD) melemah tipis, secara indeks dan juga terhadap beberapa lawan utamanya khususnya terhadap Poundsterling (GBP).

Dolar Amerika Serikat (USD) terguncang dengan berita yang membuat perang dagang Amerika Serikat -China kembali memanas setelah sempat optimis pada perdagangan sebelumnya.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump telah mengklaim bahwa para pejabat tinggi China mengajak untuk memulai kembali perundingan perdagangan, tetapi juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang terus mengatakan bahwa dia belum mendengar adanya panggilan baru-baru ini.

Geng Shuang mengungkapkan kepada wartawan pada konferensi pers bahwa China berharap Amerika Serikat akan kembali ke rasionalitas, menghentikan praktik yang salah dan menciptakan kondisi bagi kedua belah pihak untuk melanjutkan perundingan berdasarkan rasa saling menghormati.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan Dolar Amerika Serikat (USD) terhadap lawan utamanya  ditutup melemah sebesar 0,07 persen dari penutupan sebelumnya di kisaran level 98.01 dan sempat turun ke kisaran level 97.86.

Sedangkan pada perdagangan sebelumnya, Dolar Amerika Serikat (USD) ditutup sangat kuat oleh optimis negoisasi perang dagang yang berada di kisara level 98.05.

Dolar Amerika Serikat (USD) hanya melemah terhadap terhadap Poundsterling (GBP) dan juga Yen Jepang (JPY), dimana terhadap Poundsterling (GBP) sempat terperosok ke posisi terendah hampir 1 bulan. Poundsterling (GBP) dalam pasangan mata uang GBPUSD menguat ke kisaran level 1.2287 dari perdagangan sebelumnya di kisaran level 1.2214.

Poundsterling (GBP) menguat setelah para pemimpin partai-partai oposisi Inggris setuju untuk bertindak bersama untuk mencoba dan mencegah Brexit tanpa kesepakatan, termasuk kemungkinan meloloskan undang-undang Brexit.

Melawan Yen Jepang (JPY), Dolar Amerika Serikat (USD) melemah ke kisaran level 105.75 oleh kuatnya perdagangan aset safe-haven. Sedangkan Yen (JPY) pada perdagangan sebelumnya terperosok ke kisaran level 106,13 Yen (JPY). Namun terhadap Euro (EUR), Dolar Amerika Serikat (USD) naik sebesar 0,11% ke kisaran level 1,1089.

Untuk berita ekonomi yang juga turut melemahkan Dolar Amerika Serikat (USD) yaitu laporan dari Conference Board, yang mengatakan bahwa indeks kepercayaan konsumen turun menjadi 135,1 pada bulan Agustus setelah sempat melambung hingga ke kisaran level 135,8 pada bualn Juli.

Selain itu juga dari sisi perdagangan obligasi, kurva imbal hasil antara yield obligasi sepuluh tahun dan dua tahun membalik ke level terburuk sejak tahun 2007 yang menyebabkan kekhawatiran baru tentang meningkatkan resesi.

CARA DAFTAR AKUN DEMO TRADING DI DIDIMAX

didimaxforex.com

(Visited 12 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi saya disini
Shares