Poundsterling Melemah Bersiap Menghadapi Drama Brexit Baru

Poundsterling Melemah Bersiap Menghadapi Drama Brexit Baru

Perdagangan pasangan mata uang Poundsterling Inggris (GBP) terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) mengalami pelemahan saat perdagangan pasar valuta asing sesi Asia di hari Senin, 26 Agustus 2019. Meskipun kabar mengenai pembaruan perang dagang antara Amerika Serikat dengan China sempat memberikan dorongan kenaikan pada pasangan mata uang ini saat awal pembukaan pasar forex.

Kabar terbaru mengenai perdagangan global antara Amerika Serikat dengan China disebutkan bahwa China mengumumkan mengenakan tarif baru sebagai pembalasan terhadap apa yang telah dilakukan oleh Amerika Serikat. Dengan rilisnya berita ini, maka hubungan kedua negara dengan ekonomi terbesar di dunia tersebut semakin membuat pasar cemas karena ancaman perlambatan global akan semakin nyata.

Sebelumnya, Dolar Amerika Serikat (USD) juga menerima dorongan negatif dari pidato yang disampaikan oleh Ketua The Fed yakni Jerome Powell. Pidato tersebut disampaikan pada saat acara Jackson Hole Syposium pada hari Jumat akhir pekan kemarin.

Selain itu bank sentral Inggris (BoE) juga menyampaikan pesan cukup dovish yang akan membawa pengaruh terhadap Poundsterling Inggris (GBP) ke depannya. Komentar-komentar juga ini telah memberikan penjelasan mengenai arah pergerakan pasangan mata uang GBPUSD untuk perdagangan selanjutnya.

Mengenai Brexit, dikabarkan dari The Guardian bahwa kantor dari Perdana Menteri Boris Johnson meminta nasihat kepada jaksa agung yakni Geoffrey Cox mengenai potensi penutupan parlemen pada bulan September mendatang.

Perdana Menteri Johnson Boris juga mengungkapkan bahwa akan tetap optimis untuk bisa menyelesaikan polemik Brexit tanpa kesepakatan dengan Uni Eropa (UE). Dia juga menyampaikan penolakan untuk membayar perpisahan ke Uni Eropa (UE) senilai 39 Miliar Euro(EUR) jika terjadi hard Brexit atau tanpa kesepakatan.

Saat ini perdagangan di sekitar pasangan mata uang Poundsterling Inggris (GBP) terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) akan lebih fokus terhadap pembaruan kabar mengenai Brexit daripada perang dagang.

Pasalnya, parlemen Inggris akan segera menyelesaikan masa resesinya pada bulan September mendatang dan kembali melanjutkan drama Brexit tersebut. Selain itu, pasar juga berspekulasi bahwa akan adanya kesepakatan yang akan disampaikan oleh Uni Eropa (UE).

CARA DAFTAR AKUN DEMO TRADING DI DIDIMAX

didimaxforex.com

(Visited 8 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi saya disini
Shares