Berbagai pertikaian negara-negara adidaya membuat dampak yang cukup berpengaruh pada market. Bagaimana PROSPEK GBP/USD BERDASARKAN ANALISA FUNDAMENTAL ?
Berita Inggris
Pound Inggris akan melemah terhadap dolar AS dan melanjutkan penurunan jika Inggris gagal melanjutkan perundingan melampaui batas waktu 30 Juni untuk mencapai kesepakatan perdagangan pasca-Brexit dengan Uni Eropa (UE).
Pound diperkirakan telah melemah ke $1,23 pada akhir Juni. Namun, para ekonom analis memperkirakan bahwa kedua pihak pada akhirnya akan melakukan kesepakatan perdagangan bebas dan pound diperkirakan telah menguat sekitar 1,6% ke $1,28 dalam setahun.
Namun ada juga analis yang memperkirakan sterling akan melemah pada awal Juli jika tidak ada perpanjangan. Mata uang bersama euro akan sedikit bergerak terhadap pound.
Berita Amerika
Disisi lain pertikaian Amerika dan China baru baru ini membuat dampak yang cukup signifikan pada market. Setelah kemarin China membalas Amerika atas sikapnya terhadap Hongkong, pemerintah AS diperkirakan akan menjatuhkan sanksi pada empat lagi outlet media Tiongkok yang dikelola pemerintah dan mengidentifikasi mereka sebagai kedutaan asing.
Sudah ada lima kantor berita Tiongkok yang telah dilarang sejak Februari.
Penunjukan tersebut diharapkan mencakup China Central Television (CCTV), jaringan milik negara teratas, dan China News Service, kantor berita milik negara terbesar kedua di negara itu. Pengumuman dijadwalkan paling cepat pada Kamis.
Konflik AS dan Tiongkok telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir karena beberapa masalah, termasuk jurnalis yang bekerja di masing-masing negara, penanganan wabah virus corona dan hukum keamanan Hong Kong.
Pasar terus khawatir bahwa ketegangan ini dapat menempatkan perjanjian perdagangan fase satu di antara kedua negara tersebut dalam bahaya. Namun di tengah meningkatnya kembali ketegangan AS-Tiongkok, dolar AS mulai pulih.
Dengan data makro AS yang kuat dan kenaikan risiko di pasar saham AS, Presiden AS Donald Trump telah menulis di Twitter untuk membicarakan prospek ekonomi dan prospek Wall Street.
Trump mencuit: “Saya merasa semakin yakin bahwa ekonomi kita pada tahap awal akan kembali sangat kuat. Tidak semua orang setuju dengan saya, tapi saya hampir yakin. Perhatikan bulan September, Oktober, November. Tahun depan akan menjadi salah satu yang terbaik, dan lihat Pasar Saham SEKARANG! ”
sumber : fxstreet







