
Pada pertengahan pasar valuta asing sesi New York tanggal 5 Juli 2019, Poundsterling (GBP) melemah lebih dari 0.7 persen ke kisaran level 1.2489 terhadap Dolar Amerika Serikat (USD). Sebagian besar penurunan itu disebabkan oleh rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang jauh lebih baik dibandingkan prediksi awal. Namun, sebagian lagi dikarenakan munculnya rumor tak sedap mengenai negosiasi brexit yang akan ditempuh oleh perdana menteri Inggris mendatang.
Tadi sore, Ursula von der Leyen selaku kandidat presiden European Commission untuk menggantikan Jean-Claude Juncker mulai bulan November mendatang, menyampaikan komentar kontroversialnya mengenai brexit. Menurutnya, poin mengenai perbatasan Irlandia tetap akan dipertahankan dalam kesepakatan brexit apapun yang akan diperbincangkan kelak.