Takut Terjebak Penipuan Bisnis Forex? Cek Dulu Tips-Tipsnya

Ingin mencoba trading forex, tapi takut menaruh modal pada broker yang salah adalah kekhawatiran semua trader pemula. Untuk menghindarinya, baca tips-tips berikut ini.

Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi dan modal awal yang relatif terjangkau, banyak orang yang tertarik untuk menjalani bisnis trading forex. Apalagi setelah mendengar cerita para trader yang meraup keuntungan besar. Sesuai dengan pepatah “Ada gula ada semut”, broker forex bermunculan karena melihat dunia trading adalah lahan bisnis yang semakin diminati. Namun hati-hati, tidak semua broker ini menjalankan fungsinya dengan benar. Banyak kasus penipuan bisnis forex yang siap menelan dana Anda.

Sebenarnya, fungsi utama para broker forex adalah menghubungkan antara pembeli dan penjual di pasar forex. Hal ini dikarenakan bank-bank besar di dunia memperdagangkan mata uang mereka di pasar forex, namun karena besarnya dana yang dibutuhkan, trader-trader kecil dan pemula tentu mustahil untuk bertarung disana.

Kerugian Memakai Broker Penipu Dan Cara Menghindarinya

Mungkin kita semua sudah tahu apa kerugiannya saat terjebak penipuan bisnis forex. Ya, yang menjadi korbannya adalah modal kita. Secara garis besar, itu benar. Tapi tahukah Anda bahwa banyak cara yang membuat kita kehilangan uang tersebut? Seperti customer service yang tidak responsif, sering requote, kesulitan withdrawal, membatasi teknik trading dan semacamnya? Berikut ini adalah cara-cara yang bisa kita pakai untuk waspada dari broker penipu.

1. Periksa Alamat Kantor Broker

Broker penipu biasanya tidak menyediakan informasi di mana lokasi mereka, atau lokasi yang diberikan terasa asing atau mengada-ada.

2. Apakah Layanan Pelanggan Tersedia?

Untuk sebuah usaha penyediaan jasa, layanan pelanggan yang responsif wajib hukumnya untuk ada. Sebelum menaruh deposit, Anda bisa melakukan sedikit percobaan dengan mengontak layanan pelanggan yang tersedia, biasanya melalui fitur chat, email, atau telepon.

3. Perhatikan Alamat Domain Websitenya

Situs broker yang paling umum adalah .com (dot com) atau .co.id (dot co dot id) untuk yang teregulasi di Indonesia.

4. Cek Regulasi Brokernya

Broker penipu tidak akan secara gamblang menyatakan status regulasi mereka. Untuk mendapatkan regulasi dari sebuah negara, dibutuhkan proses yang panjang dan ketat.

5. Jangan Tergoda Penawaran Yang Terlalu Menggiurkan

Anda melihat sebuah broker tidak teregulasi, alamat tidak jelas, namun customer servicenya responsif dan menjanjikan profit yang besar? Wah, itu artinya Anda harus makin berhati-hati. Broker forex penipu kebanyakan menarget para trader pemula yang “bernafsu” untuk segera mendapatkan keuntungan yang kadang tidak masuk akal.

7. Waspadai Requote Tidak Wajar

Dalam trading forex, requote adalah hal yang tidak disukai oleh trader karena mengacaukan strategi mereka.

8. Anda Patut Curiga Jika Broker Memberikan Pembatasan Teknik Trading

Dalam trading, ada berbagai metode seperti scalping, hedging, dan sebagainya. Broker penipu biasanya membatasi teknik-teknik yang biasa digunakan trader, dengan tujuan agar trader lebih sulit mendapatkan profit.

9. Sebelum Menaruh Modal, Coba Dulu Akun Demo

Seperti yang telah kita ketahui bersama, bisnis forex memiliki kemungkinan untuk profit serta loss. Sesuai dengan hukum ekonomi, kita semua tentu mengharapkan untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dengan modal yang sekecil-kecilnya.

Kenali Broker Anda Sebelum Menyesal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *