USDJPY MENCOBA MENGUAT DI AWAL SESI

 

Indeks Dolar AS menguat terbatas terhadap sebagian mata uang pada perdagangan kemarin. Dolar menguat karena investor mencerna bahwa tingkat kematian akibat coronavirus di Eropa melambat sementara kematian di Jepang dan Asia semakin cepat.

Fakta ini membuat yen turun, sementara dolar Australia yang cenderung mendapat manfaat dari selera risiko yang lebih tajam, naik.

“Implikasinya adalah pelemahan yen karena situasi virus Jepang memburuk dan ekuitas rebound,” kata Ahli strategi makro Societe Generale Kit Juckes dilansir dari Reuters, Selasa (7/4/2020).

Para pelaku pasar dan investor global memutuskan menjual Yen Jepang karena kondisi Jepang yang terus memburuk di serang virus Corona. Nikkei Asian Review menyampaikan laporan bahwa PM Abe telah mengambil langkah dengan menetapkan Jepang dalam darurat virus Corona.

Pasalnya jumlah penyebaran virus Corona di Tokyo terus mengalami kenaikan yang sangat tinggi dalam waktu yang singkat. Sementara itu pemerintah Jepang akan melangsungkan pertemuan untuk deklarasi.

Karena penjualan Yen Jepang tersebut telah membawa USDJPY hari ini untuk pulih dari penurunan-penurunan yang terjadi sebelumnya. Dolar AS tampak menerima sinyal positif dari kenaikan yang terjadi pada ekuitas seperti S&P 500 yang naik 3% saat pembukaan pekan baru hari ini. Selain itu sejak penutupan pekan kemarin memang AS terus memberikan kabar positif bahwa ada harapan pada wabah virus Corona ini.

Para pejabat pemerintah As memberikan jaminan kepada warga AS bahwa puncak dari penyebaran wabah virus Corona sudah dekat. Sehingga harapan jumlah kasus akan turun mulai terlihat. Harapan ini yang membuat aset-aset berisiko bangkit dan mendorong USDJPY hari ini.

Para menteri keuangan zona euro kemungkinan akan bertemu pada hari Selasa pada tiga opsi cepat untuk mendukung ekonomi selama epidemi coronavirus.

Italia melaporkan jumlah kematian harian terendah selama lebih dari dua minggu pada hari Minggu. Perancis juga melaporkan angka kematian harian yang melambat, dan Jerman penurunan harian keempat berturut-turut dalam kasus baru.

ATASI KETAKUTAN DALAM TRADING

Jepang juga akan mendeklarasikan keadaan darurat karena kekurangan tempat tidur dan meningkatnya kasus terkait rumah sakit mendorong sistem medis Tokyo ke jurang kehancuran.

Berdasarkan gambar chart di atas, tampak USDJPY mencoba menguat di awal sesi karena Jepang yang akan menggaungkan kondisi darurat karena pandemi corona sehingga melemahkan Yen. Ini terjadi secara psikologi, sehingga sentimen safe haven masih perlu diwaspadai untuk memberi dampak berlawanan dengan kebijakan ini.

Hari ini, fokuskan analisa pada peningkatan minat transaksi dan reaksi harga terhadap sekitaran level-level yang telah dipetakan untuk mengkonfirmasi pandangan para pelaku pasar ditengah kondisi global dan kebijakan kondisi darurat tersebut. Tetap objektif ya!

Gunakan indikator tipe Volume untuk membantu kita melihat kekuatan transaksi dalam setiap candle.

sumber:investing.com

(Visited 7 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi saya disini