YANG HARUS DIPAHAMI DALAM TIME FRAME

Time Frame merupakan istilah dasar dalam trading forex yang sering dipakai oleh para trader. Dan di artikel ini saya akan menjelaskan secara rinci apa sih time frame itu, apa saja kegunaanya, dan bagaimana cara menentukan time frame yang terbaik.Sebagai trader awam, wajib untuk paham APA ITU TIME FRAME TRADING. Apa itu Time Frame ? dan bagaimana cara menggunakannya ? Yuk kita bahas!

PENGERTIAN TIME FRIME

Time Frame dalam forex adalah kurun waktu tertentu yang ditentukan sebagai masa pengamatan pergerakan harga. Pada kurun waktu yang berbeda, kondisi harga yang ditampilkan bisa diterjemahkan secara berbeda.

Menurut istilah praktisnya, grafik forex terbentuk dari data pergerakan harga yang dikumpulkan dalam kurun waktu (Time Frame) tertentu. Oleh karenanya, jika Time Frame diubah, maka data pergerakan harganya bisa berganti.

Pada grafik Candlestick di Time Frame 1 Jam, setiap candle menggambarkan pergerakan selama 1 jam (harga pembukaan, penutupan, tertinggi, dan terendah). Sedangkan pada Time Frame 1 Hari, setiap candle menggambarkan pergerakan selama 1 hari penuh. Satuan Time Frame menunjukkan lamanya waktu yang diperlukan untuk membentuk satu candlestick; sehingga grafik akan berbeda-beda tergantung Time Frame-nya.

Satuan Time Frame dalam forex yang paling sering dipakai yaitu 1 Menit (M1), 5 Menit (M5), 15 Menit (M15), 30 Menit (M30), 1 Jam (H1), 4 Jam (H4), 1 Hari (D1), 1 Minggu (W1), dan 1 Bulan (MN). Pada platform trading, biasanya disediakan pilihan beberapa Time Frame, dan kita bisa berpindah-pindah untuk menentukan Time Frame mana yang lebih cocok untuk digunakan dalam aktivitas trading forex.

MEMILIH TIME FRIME

Pada umumnya, trader memilih berdasarkan sistem trading yang digunakan :

  • Scalper Trader

Dengan sistem scalping, trader bisa membuka dan menutup transaksi dalam tempo cepat, atau bahkan hanya selang beberapa menit saja. Karenanya, trader seperti ini biasa menggunakan Time Frame M1, M5, atau maksimal M30.

  • Daily Trader

Sesuai namanya, “Day Trading” berarti membuka dan menutup transaksi forex dalam hari yang sama. Untuk Day Trading, biasanya digunakan Time Frame M30 sampai dengan H1, ditambah H4 atau D1 sebagai Time Frame pembanding.

  • Swinger

Dengan sistem Swing, trader boleh jadi membuka dan menahan transaksi sampai dengan beberapa hari, minggu, bahkan bulan. Oleh sebab itu, Time Frame yang dipakai berkisar antara H4 hingga W1 dan MN.

  • Intraday

Intraday adalah jenis teknik yang mentargetkan jumlah pips medium / sedang. Pada dasarnya Open dan Close posisi dalam teknik intraday dilakukan dalam hari yang sama. Time frame yang paling bagus untuk intraday adalah M15, M30, dan H1.

Setiap trader dapat bertrading menggunakan satu Time Frame ataupun lebih dari itu. Time Frame rendah biasanya dianggap mengandung terlalu banyak fluktuasi yang mengganggu, sedangkan Time Frame lebih tinggi dianggap menggambarkan tren harga secara keseluruhan dengan lebih baik. Upaya memilih Time Frame dalam forex pun mempertimbangkan faktor-faktor ini.

(Visited 4 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *