Yen Akan Bergerak Kemana Hari Ini Setelah Dua Kali Menguat dan Dua Kali Melemah Sebelumnya?

Yen Akan Bergerak Kemana Hari Ini Setelah Dua Kali Menguat dan Dua Kali Melemah Sebelumnya?

Mata uang Yen Jepang (JPY) bergerak fluktuatif pada pekan ini dengan dua kali penguatan dan dua kali pelemahan secara bergantian. Jika melihat grafik pergerakannya, Yen (JPY) bergerak bolak-balik di kisaran yang sama sejak awal pekan.

Hari ini, Jumat 23 Agustus 2019 akan menjadi penentuan apakah Yen (JPY) akhirnya akan mencetak penguatan atau pelemahan secara mingguan melawan Dolar Amerika Serikat (USD). Pada pukul 7:40 WIB, Yen (JPY) diperdagangkan di kisaran level 106,48, atau melemah sebesar 0,06% di pasar spot, berdasarkan data Refinitiv.

Tidak hanya menentukan penguatan atau pelemahan mingguan, pergerakan Yen (JPY) di pasar valuta asing hari ini juga berpotensi lebih besar dibandingkan empat hari terakhir, mengingat para pelaku pasar memang sedang menunggu momen kali ini.

GRATIS EDUKASI TRADING FOREX DIDIMAX

Simposiun Jackson Hole di Amerika Serikat sudah dimulai sejak hari Kamis waktu setempat. Acara tahunan ini dihadiri oleh bank sentral, menteri keuangan, ekonom, akademisi hingga praktisi dari seluruh dunia. Sehingga bisa memberikan gambaran bagaimana kondisi finansial global dan kebijakan moneter yang akan diterapkan oleh masing-masing bank sentral tersebut.

Namun fokus utama para pelaku pasar tentunya tertuju pada bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed), sang pimpinan Jerome Powell akan berpidato pada pukul 21:00 WIB malam ini.
Jerome Powell diperkirakan akan menghadapi tantangan yang cukup berat dalam menyampaikan pesan yang tepat ke pasar finansial terkait kebijakan moneternya.

Disisi lain, pendapat para anggota The Fed mengenai kebijakan moneter kini sedang terbelah, dan Jerome Powell bisa mengguncang pasar finansial jika gagal meyakinkan pasar bahwa pemotongan suku bunga masih akan berlanjut.

“Dia ( Jerome Powell) mengalami sedikit kesulitan. Komite-nya terpecah. Dia mendapat banyak tekanan dari presiden, dan yang paling penting karena data ekonomi Amerika Serikat masih cukup bagus dan itu tidak memberikannya alasan untuk memberikan pelonggaran moneter yang besar” ujar Mark Cabana, kepala strategi suku bunga Amerika Serikat di Bank of America Merril Lynch, sebagaimana dikutip CNBC International.

Berdasarkan risalah rapat kebijakan moneter pada bulan Juli, sikap komite pembuat kebijakan (Federal Open Market Committee/FOMC), saat itu The Fed memutuskan memotong suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps), akan tetapi ada dua anggota FOMC yang menginginkan suku bunga dipotong sebesar 50 bps, dan ada juga dua anggota lainnya yang berpendapat bahwa The Fed tidak perlu memotong suku bunga.

Terpecahnya sikap anggota FOMC tersebut membuat pasar menjadi bingung, kemana arah kebijakan The Fed yang sebenarnya, dan pidato Jerome Powell kali ini akan memberikan gambaran yang lebih jelas. Tidak hanya The Fed, dalam simposium Jackson Hole, Bank of Japan (BoJ) juga akan hadir, dan jika ada komentar terkait kebijakan moneter di Jepang, Yen (JPY) juga akan bergerak semakin besar pada hari ini.

CARA DAFTAR AKUN DEMO TRADING DI DIDIMAX

didimaxforex.com

(Visited 7 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi saya disini
Shares