
Yen Jepang (JPY) mencapai level tertinggi lebih dari satu bulan terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) pada pair USDJPY dan puncak multi-tahun terhadap mata uang antipodean (AUD dan NZD) pada awal perdagangan pasar valuta asing hari ini setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menghapus gencatan senjata dalam perang perdagangan dengan Cina, yang memperkuat permintaan atas aset safe haven Yen Jepang (JPY).
Donal Trump mengungkapkan bahwa dia akan mengenakan tarif tambahan sebesar 10% pada impor Cina senilai $300 miliar pada tanggal 1 September mendatang setelah para perunding Amerika Serikat kembali dari pembicaraan perdagangan di Shanghai, mereka mengatakan bahwa Cina telah gagal membeli sejumlah besar produk pertanian Amerika Serikat seperti yang dijanjikan.

China Yuan (CNY) offshore terperosok ke level terendah dalam lebih dari satu tahun sebagai retribusi baru Donald Trump yang akan mengakhiri jeda terbaru dalam perang dagang yang telah memaksa pembuat kebijakan Cina untuk melontarkan stimulus untuk mengimbangi ekonomi yang melambat.
Pengumuman mengejutkan dari Donald Trump ini mengirimkan gelombang kejutan melalui pasar keuangan global dan menghapus reli Dolar Amerika Serikat (USD) baru-baru ini terhadap Yen Jepang (JPY), yang dibuat setelah Ketua The Fed Amerika Serikat, Jerome Powell, yang menunjukkan bahwa bank sentral tidak memasuki siklus pelonggaran yang berkepanjangan.
Peningkatan konflik perdagangan antara dua negara ekonomi terbesar di dunia ini mengancam untuk membawa volatilitas lebih lanjut ke pasar saham dan imbal hasil obligasi, yang dapat membebani Dolar Amerika Serikat (USD) dan mata uang dari eksportir komoditas yang berdagang dengan Cina.
https://www.youtube.com/watch?v=DMjoqnmzcP4&list=PL3x2Lu77CEwCQg5L9D3v6lBPiDPBVjRoV&index=8
Junichi Ishikawa selaku ahli strategi valuta asing senior di IG Securities di Tokyo, mengungkapkan:
“Yen (JPY) bisa dibeli lebih lanjut karena langkah Donald Trump terhadap Cina perihal tarif impor. Sangatlah penting untuk mengawasi Dolar Amerika Serikat (USD) karena penembusan di atas 109 Yen dipicu oleh kenaikan Yield Treasury, tetapi setelah komentar Donald Trump, imbal balik pun berbalik.”
Pair USDJPY sedikit berubah pada kisaran level 107,49, tepat di bawah 107,10, yang merupakan level tertinggi sejak tanggal 26 Juni. Pada hari Kamis kemarin, Dolar Amerika Serikat (USD) merosot sekitar 1,3% terhadap Yen Jepang (JPY), dan merupakan penurunan harian terbesar sejak bulan Mei 2017. Yen Jepang (JPY) juga siap untuk naik versus Won (KRW) Korea Selatan.





