Virus Covid-19 Menyebabkan Permintaan Perhiasan di Cina Menurun Drastis

corona menyebabkan permintaan perhiasan di cina menurun drastis

 

Emas berjangka naik tipis pada Senin petang (Selasa pagi WIB) setelah sempat menembus $1.700 per ons pada Senin dini hari karena para trader memprediksikan turunnya permintaan perhiasan di Cina dan naiknya pembelian aset safe-haven hal ini di picu oleh ketakutan penyebaran virus covid-19.

Berdasarkan data investing.com Selasa pukul 7.45 WIB, Emas berjangka untuk pengiriman April di New York COMEX turun $ 12.10, atau 0,72%, menjadi $1.663.70 per ons. Sementara emas spot juga turun 0.92% atau $15.91 menjadi $1.663.84

“Ada banyak aktivitas transaksi kontrak emas tetapi yang benar-benar menggerakkannya adalah orang-orang memasukkan uang ke dalamnya sebagai tempat yang aman sementara yang lain menjual di tengah turunnya permintaan di Cina,” kata Eric Scoles, ahli strategi komoditas di RJO Futures di Chicago. Menurut satu laporan bank sentral Cina awal bulan ini, cadangan emasnya mencapai $100.847 miliar di Februari, naik $99.24 miliar dari Januari.

Pasar perhiasan Cina adalah yang terbesar di dunia, secara tradisional menyumbang 30% dari permintaan global. Tetapi perusahaan riset yang berbasis di London, Metals Focus mengatakan bulan lalu pihaknya memperkirakan pada tahun ini penurunan penjualan 6% di Cina karena covid-19, yang telah mempengaruhi permintaan pada ekonomi terbesar kedua didunia.

“Ada juga pembicaraan yang mengatakan bahwa bank sentral Cina mungkin akan melikuidasi kepemilikan emasnya untuk meningkatkan persediaan uang meskipun tidak ada bukti nyata tentang hal itu.”

Banyak orang juga yang telah memprediksi disaat virus covid-19 itu trader akan beralih menginfestasikan modalnya ke emas. karna emas adalah salah satu aset paling likuid – hedge fund juga telah menjual kepemilikan emasnya dalam beberapa minggu terakhir untuk mendapatkan uang tunai guna menutupi penurunan pendapatan dalam ekuitas dan di investasi lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *