BALASAN CHINA SEBAGAI TANGGAPAN REAKSI AS KE HONGKONG

BALASAN CHINA SEBAGAI TANGGAPAN REAKSI AS KE HONGKONG

China dilaporkan memerintahkan importir di china berhenti membeli produk pertanian dan daging asal Amerika. Ini adalah BALASAN CHINA SEBAGAI TANGGAPAN REAKSI AS KE HONGKONG.

Perseteruan AS-China

Tak main-main, China memerintahkan para importir di china untuk berhenti membeli produk pertanian dan daging asal Amerika Serikat (AS). Ada empat produk yang distop, yakni kedelai, jagung, kapas dan juga daging babi.

Khusus kedelai dua BUMN yaknu Cofco dan Sinograin sudah diminta untuk menghentikan impor. Sementara khusus daging babi, China membatalkan 10 hingga 20 ribu ton pengiriman dari perusahaan negara.

Bahkan China dikatakan akan menghentikan lebih banyak impor jika AS terus mengambil kebijakan yang menyerang negeri tirai bambu itu.

Setelah dua tahun terjebak dalam perang dagang, AS dan China menandatangani Fase I damai dagang, awal 2020 ini. China setuju memberi produk pertanian AS senilai US$ 36,5 miliar.

Namun, dalam data yang dipaparkan Departemen Pertanian AS, China hanya mengimpor US$ 3,35 miliar produk, di tiga bulan pertama bulan ini. Data tersebut adalah yang terendah sejak 2007.

Sebelumnya hubungan China dan AS terus memanas dalam beberapa bulan terakhir. Teranyar, Presiden AS Donald Trump mengatakan akan menarik hak istimewa perdagangan kota bekas koloni Inggris tersebut.

Pasalnya China menerapkan UU Keamanan Nasional. Ini membuat Hong Kong, kata Trump, kehilangan otonomi dan kebebasan seperti yang dijanjikan saat kembali dari Inggris ke China di tahun 1997.

Situasi di perbatasan India dan China

Situasi di perbatasan India dan China yang menjadi sengketa semakin memanas. India dan China mengirim pasukan dan artileri tambahan ke perbatasan di kawasan Himalaya Barat.

Melansir Reuters, menurut seorang pejabat keamanan India, ribuan tentara dari India dan China saat ini berada di perbatasan dan tinggal di tenda-tenda. Militer kedua negara juga membawa artileri dan senjata berat lainnya.

Selain itu, pejabat keamanan India tersebut mengatakan, negeri Sungai Gangga juga memulai pembangunan jalur pendaratan darurat di dekat jalan raya utama Kashmir yang berbatasan dengan Ladakh, India.

Konchok Stanzin, penduduk Desa Lukung, India, sekitar 40 kilometer dari perbatasan, mengungkapkan, ribuan tentara India telah tiba di wilayah perbatasan pada minggu lalu.

“Ada kepanikan di desa karena daerah tersebut belum pernah melihat peningkatan militer seperti itu,” katanya kepada Reuters.

Tentara India dan China saling berhadapan selama berminggu-minggu di tiga atau empat lokasi di Himalaya Barat, setelah pasukan Beijing menyusup ke wilayah India, menurut pejabat keamanan dan media India.

China membantah telah melanggar “Garis Kontrol Aktual”, perbatasan de facto sepanjang 3.488 km. Beijing mengatakan, ada stabilitas di daerah dekat Sungai Galwan dan Danau Pangong Tso di gurun salju terpencil di wilayah Ladakh.

sumber : cnbc

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *