Cara Trading Yang Logis

Jika Anda seorang pelaku trading forex, tradinglah berdasarkan apa yang Anda lihat di pasar, bukan trading berdasarkan apa yang Anda pikirkan tentang pasar.

Sebagai seorang trader forex, mungkin Anda telah sering membaca agar tidak terpengaruh oleh rasa ‘greed or fear’ dalam trading. Disini akan diulas bagaimana seharusnya Anda mengatasi keterlibatan emosi ketika Anda sedang dalam posisi loss maupun profit.

Ketika berhadapan dengan pergerakan harga pasar, mekanisme otak manusia cenderung untuk berlaku primitif dengan ‘fight or flight’ (menyerang atau lari). Mekanisme primitif otak ini mencegah kita untuk melihat potensi pasar yang sebenarnya karena kita akan sangat subyektif dan cenderung ‘menyerang, bertahan, atau lari’ dari pasar. Agar menjadi seorang trader yang secara konsisten menghasilkan profit kita mesti memaksimalkan bagian ‘frontal lobe’ dari otak yang berfungsi untuk memahami sebuah masalah serta menganalisa dan merencanakan suatu ide secara obyektif.

Dengan cara trading yang berdasarkan apa yang dilihat di pasar, bukan berdasarkan apa yang Anda pikirkan tentang pasar, Anda bisa mencegah keterlibatan emosi baik sebelum membuka sebuah posisi, ketika posisi Anda direspon pasar maupun setelah Anda menutup posisi trading. Metode dan rencana trading yang tepat akan membantu Anda dalam mengatasi masalah keterlibatan emosi ini, misalnya metode price action dimana  Anda hanya melakukan analisa setup pola pergerakan harga guna memperoleh sinyal trading yang valid, dan setelah buka posisi, Anda membiarkan pasar bekerja dan merespon posisi trading Anda, tanpa melibatkan emosi Anda. Berikut beberapa tips untuk cara trading yang obyektif dan logis, tanpa melibatkan emosi.

Jangan memprediksi pasar tanpa metode trading yang rasional.

Memperkirakan apa yang akan terjadi pada pergerakan harga pasar tanpa metode trading yang rasional, sama saja seperti mempertaruhkan dana Anda pada sebuah mesin judi. Banyak para trader pemula dan para trader yang berpengalaman, tetapi gagal memperoleh profit yang konsisten terjebak dalam emotional trading error seperti itu.

Menetapkan besarnya resiko setiap kali membuka posisi trading.

Walaupun Anda menerapkan sebuah metode trading yang menurut Anda akurat dan telah teruji, Anda tidak bisa memastikan seratus persen metode Anda akan selalu bekerja dengan baik pada setiap kondisi pergerakan harga pasar.

Selalu mengendalikan diri di saat trading.

Pasar tidak peduli apakah Anda sedang profit atau loss, bahkan tidak tahu bahwa Anda sedang eksis, jadi pasar tidak mempunyai emosi apa-apa terhadap Anda. Tetapi kebanyakan trader melibatkan emosinya pada pasar dan posisi tradingnya, sehingga seolah-olah membiarkan pasar mengendalikan perilakunya.

TEMPAT BELAJAR FOREX DI SIMALUNGUN SUMATERA UTARA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *