Dolar AS Bertahan Dari Menguatnya Selera Resiko Atas Pemulihan Ekonomi

Dolar AS Bertahan Dari Menguatnya Selera Resiko Atas Pemulihan Ekonomi

Mata uang Dolar Amerika Serikat (USD) berada pada posisi bertahan terhadap mata uang utama yang sensitive terhadap pertumbuhan ekonomi, mengikuti data ekonomi Amerika Serikat dan Eropa yang optimis tetapi kekhawatiran baru tentang virus corona gelombang kedua menumpulkan minat terhadap safe haven.

Sentiment pasar memperoleh dorongan tambahan dari berita bahwa vaksin Covid-19 yang dikembangkan perusahaan raksasa bioteknologi Jerman BioNTech dan raksasa farmasi AS Pfizer telah menunjukan potensi dan telah dotoleransi dengan baik pad awal tahap uji coba manusia.

EDUKASI TRADING FOREX DAN KOMODITI DI DIDIMAX

Mata uang Poundsterling (GBP) diperdagangkan pada kisaran level harga $1,2477, cenderung datar di awal perdagangan pasar valuta asing hari Kamis, tetapi telah naik sekitar 1,1% diawal minggu ini. Dolar Australia (AUD) menanjak naik ke kisaran level $ 0,6925, setelah naik sekitar 0,7% pada minggu ini. Euro (EUR) juga menguat tipis terhadap greenback disekitar $1.1250.

Aktivitas manufaktur Amerika Serikat rebound lebih tinggi dari yang diharapkan pada bulan Juni, dengan indeks aktivitas manufaktur oleh Institute for Supply Management (ISM) mencapai level tertinggi dalam kurun waktu 14 bulan karena perusahaan dan bisnis melanjutkan operasi setelah sebelumnya sempat berhenti. Survei serupa juga datang dari Cina, Jerman dan Prancis yang semuanya menunjuk ke pemulihan dalam aktivitas pabrik.

https://www.youtube.com/watch?v=YGtwuA3Gs6A

Sementara Laporan Ketenagakerjaan Nasional ADP menunjukkan gaji swasta periode bulan Juni meningkat sekitar 2,369 juta pekerjaan. Data untuk bulan Mei direvisi naik untuk menunjukkan daftar gaji melonjak sebesar 3,065 juta, bukannya jatuh menjadi 2,76 juta seperti yang diperkirakan sebelumnya.

Laporan pekerjaan dari Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat akan dirilis pada hari Kamis, di majukan sehari karena hari Jumat libur hari Kemerdekaan Amerika Serikat. Data pekerjaan menjadi sorotan di akhir pekan ini karena ada kekhawatiran tentang apakah ekonomi Amerika Serikat dapat mempertahankan pemulihannya karena infeksi virus corona yang meningkat di banyak negara bagian Amerika Serikat.

Edukasi dan Bimbingan Trading Forex di Didimax

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *