Dolar Babak Belur Imbas Investor Khawatir dengan Suramnya Ekonomi AS

Pada perdagangan pasar valuta asing mata uang Amerika Serikat, dolar melemah pada akhir perdagangan Senin (17/8/2020) waktu setempat. Dilansir dari economy.okezone.com hal ini dikeranakan investor melihat beberapa data yang suram.

Melansir Xunhua, Jakarta, Selasa (18/8/2020), Indeks dolar terhadap enam mata uang utama turun 0,25% menjadi 92,8591.

Dari pantauan akhir perdagangan di New York, euro naik menjadi 1,1864 dolar AS dari 1,1837 dolar AS pada sesi sebelumnya. Sementara itu pound Inggris naik menjadi 1,3101 dolar AS dari 1,3090 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7207 dolar AS dari 0,7173 dolar AS.

Dolar AS dibeli 106,03 yen Jepang. Besaran tersebut lebih rendah dari 106,55 yen Jepang pada sesi sebelumnya.

Dolar AS turun menjadi 0,9063 franc Swiss dari 0,9093 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3196 dolar Kanada dari 1,3256 dolar Kanada.

Indeks manufaktur Empire State, metrik utama untuk mengukur pertumbuhan aktivitas bisnis di Negara Bagian New York, turun menjadi 3,7 pada Agustus dari 17,2 pada Juli. Hal ini menandakan laju pertumbuhan yang lebih lambat menurut pernyataan Federal Reserve New York.

Sumber: www.investing.com

PROFIT KONSISTEN DIDIMAX.

(Visited 3 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *