Harga Emas Dunia Kembali Menguat

Harga Emas Dunia Kembali Menguat

Harga komoditas emas kembali menguat pada akhir perdagangan pasar valuta asing hari Senin (10/8/2020) waktu setempat (Selasa pagi WIB), rebound dari penurunan tajam akhir pekan lalu yang menghentikan reli pemecahan rekor beberapa hari terakhir.

Kenaikan harga logam mulia ini terjadi di tengah ketegangan geopolitik Amerika Serikat dengan China dan setelah legislatif Amerika Serikat gagal mencapai kesepakatan paket stimulus baru.

Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman bulan Desember di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, naik 11,7 dollar AS atau 0,58 persen ditutup pada 2.039,70 dollar AS per ounce.

EDUKASI TRADING FOREX GRATIS

Pada akhir pekan lalu, emas berjangka ditutup melemah 41,4 dollar AS atau 2,00 persen menjadi 2.028,00 dollar AS per ounce.

Emas menemukan dukungan tambahan ketika para investor melihat disfungsi di cabang legislatif Amerika Serikat yang gagal mencapai kesepakatan tentang rancangan undang-undang (RUU) baru untuk meringankan kesengsaraan ekonomi yang dirasakan oleh penduduk AS.

Sebuah laporan yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat pada hari Senin (10/8/2020) menunjukkan bahwa lowongan kerja meningkat sebesar 518.000 menjadi 5,9 juta pada bulan Juni. Angka tersebut lebih baik dari yang diperkirakan dan membatasi kenikan emas lebih lanjut.

 

Para analis pasar berpendapat bahwa harga emas akan berada dalam tren naik karena langkah-langkah stimulus yang diadopsi oleh pemerintah-pemerintah dan bank-bank sentral di seluruh dunia untuk menyelamatkan ekonomi yang dirugikan akibat Covid-19, kemungkinan pandemi gelombang kedua yang mungkin datang pada musim gugur, dan ketegangan antara China dan Amerika Serikat.

“Pemerintah-pemerintah di seluruh dunia tidak akan berhenti mencetak uang untuk memerangi Covid dalam jangka pendek dan emas akan mendapatkan keuntungan darinya. Target emas berikutnya adalah 2.090 dollar AS per ounce,” ujar Ahli Strategi Pasar Senior RJO Futures, Bob Haberkorn, seperti dikutip oleh Reuters.

Sementara harga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman bulan September naik 1,721 dollar AS atau 6,25 persen menjadi 29,261 dollar AS per ounce.

Kemudian harga platinum untuk pengiriman bulan Oktober naik 32,3 dolar AS atau 3,33 persen ke posisi 1.002,7 dollar AS per ounce.

Edukasi dan Bimbingan Trading Forex di Didimax

(Visited 8 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi saya disini