Kenapa Harus Konsisten Satu Teknik Sih ?

Hallo Trader .. Apa kabar ?

Kenapa sih harus menggunakan satu Teknik saja dalam Trading ?

Cari tahu yuk Jawabannya disini!! here.

advice, ketika kita ingin mendapatkan hasil yang konsisten maka kita juga harus menggunakan cara yang konsisten, termasuk dengan teknik dan indikator yang kita gunakan,

Nah, karena setiap indikator memiliki kelebihan dan kekurangannya masing masing.
ada saatnya sebuah indikator itu invalid, atau tidak sesuai dengan perhitungan yang ada. tujuan nya disini kita adalah benar benar paham dengan satu indikator tersebut dan setelah kita benar benar paham dengan indikator tersebut, kita akan bisa lebih memaksimalkan peluang yang ada di market forex ini.

ada ratusan bahkan ribuan indikator yang ada di MetaTrader 4 ini semua nya bisa dikatakan bagus dan teruji, tinggal kita bagaimana menggunakannya
pilih satu saja indikator yang sudah paham, lalu aplikasikan ke sistem trading kita.

Percaya atau tidak, biaya besar bukan jaminan untuk menjadi Master Trader. Pemula dengan modal terbatas pun juga memiliki kesempatan setara untuk beraspirasi. Tentu saja, ada beberapa langkah dan metode yang harus diperhatikan selama membangun fondasi menjadi trader profesional.

Semua Master Trader Berawal Dari Pemula

Waktu mencoba bertrading Forex, lazimnya pemula hanya mengandalkan insting untuk mengeksekusi jual atau beli pada platform trading. Hasilnya, saat mendapatkan keuntungan, mereka tidak dapat mengulanginya secara konsisten. Sedangkan saat merugi, mereka tidak dapat mengidentifikasi di mana letak kesalahannya. Berikutnya, trader pemula mulai belajar cara menggunakan sinyal untuk mengetahui kapan harus membuka posisi trading. Namun, sinyal trading saja masih belum cukup untuk dijadikan standar strategi Master Trader, karena masih ada risiko sinyal palsu.

Melatih Disiplin Layaknya Master Trader

Fondasi cara menjadi Master Trader mulai terbentuk setelah kita secara disiplin dan konsisten mengaplikasikan sistem trading. Artinya, kita sudah memiliki peraturan Entry dan Exit posisi trading pakem, dan manajemen risiko untuk bersiap menghadapi pergerakan harga tak terduga

Strategi Master Trader Menciptakan Uang Melalui Spesialisasi

Secara umum, faktor apa yang membuat orang-orang seperti Bill Gates, Tiger Woods dan George Soros bisa menciptakan uang begitu fantastis, sementara orang kebanyakan terus berjuang mati-matian untuk memperolehnya? Jawabannya adalah karena individu-individu tersebut mengandalkan spesialisasi, atau berfokus hanya pada bidang tertentu sebagai andalan untuk menciptakan uang.

Namun demikian, ada tiga dasar teknik trading forex yang hampir selalu konstan. Ketiga dasar teknik trading forex ini perlu diingat oleh setiap trader.

  • ” Trade with the Trend “.

Bagi trader forex, trend adalah kawan paling akrab yang bila kita berusaha melawannya maka bisa-bisa jadi berbahaya. Memang ada teknik trading forex “melawan tren”, tetapi pada umumnya dalam bertrading, akan lebih mudah untuk panen profit jika “trade with the trend”.

Secara kasar, ini artinya, jika ada uptrend (tren naik), maka trader sebaiknya hanya buka posisi “buy” saja. Sebaliknya, saat downtrend (tren turun), sebaiknya hanya buka posisi sell saja.

  • ” Buy at Support “.

Secara harfiah, ini berarti seorang trader direkomendasikan untuk membuka posisi “buy” pada suatu pair saat harga berada di level terendah (level support). Dengan ekspektasi setelah mencapai level terendah kemudian harga akan berbalik naik, maka disini trader wajib mempelajari teori support-resistance dengan baik.

  • ” Sell at Resistance “.

Berkebalikan dengan poin dua, posisi “sell” sebaiknya dibuka saat harga berada di puncak (level resistance), dimana harga akan berbalik dari naik ke turun. Di sini pun, adalah suatu langkah yang bagus untuk melakukan “sell” ketika tren bearish sedang terkoreksi.

Umpama pair forex EUR/USD sedang anjlok. Untuk beberapa saat, harga akan merosot terus, tetapi nanti akan ada momen dimana harga seakan-akan akan berbalik naik. “Koreksi” semacam ini banyak dicari trader, karena jika situasinya tepat maka harga bukannya naik terus, tetapi kembali melanjutkan tren awalnya, yakni bearish.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *