LANGKAH MUDAH TRADING MENGIKUTI TREND

Hallo sahabat traders! bagi anda yang sudah trading atau beru ingin memulai trading harus tahu apa saja langkah mudah untuk menjadi trader mengikuti trend.Berikut beberapa tips dari Jay Norris, penulis buku “The Secret to Trading: Risk Tolerance Threshold Theory”, tentang trading mengikuti trend.BIMBINGAN TRADING

5 Tips Jitu Trading Mengikuti Trend

Apa saja tips yang bisa dilakukan untuk seorang trader ? entah itu yang sudah lama trading atau bagi anda yang baru ingin memulai trading.Berikut 5 Tips Jitu Trading Mengikuti Trend :

1. Percaya Pada Apa Yang Terlihat.

Menurut Norris, sebuah trend harga takkan bertahan lama tanpa adanya fundamental ekonomi yang mendasari.Maka percayalah bahwa harga dan pola-pola harga (price patterns) adalah refleksi akurat dari fundamental yang mendasari pergerakan di pasar,dengan banyaknya informasi yang beredar di internet masa kini, akan lebih mudah untuk mencurigai ada penjelasan logis untuk setiap geseran kecil di pasar.

Bagi anda yang melakukan trading, saat melakukan trading yang mengikuti trend (trend following)
sebaiknya jangan terlalu serius dalam menelaah analisis gejolak harga intraday yang berkaitan dengan rilis berita jangka pendek.

2. Jangan Membesar-besarkan Korelasi Pasar.

Seperti anda ketahui, di pasar finansial sangat dikenal korelasi pergerakan harga antara beberapa aset.Misalnya antara Dolar Kanada dengan harga Minyak,atau antara harga Emas dan Dolar AS,atau Greenback dengan pasar saham AS.Disini perlu dipahami bahwa meskipun ada hubungan diantara aset-aset finansial tersebut tetapi akan ada masa-masa di mana keduanya tidak bergerak seirama.Jika Anda akan trading mengikuti trend (trend following), maka jangan berupaya menduga-duga pergerakan trend berdasarkan korelasi yang sudah berlalu.Perlu anda ketahui bahwa korelasi itu tidak bersifat mutlak.

3. Belajar Untuk “Set It And Forget It”.

Anda perlu belajar untuk melupakan posisi trading yang sudah dibuka.Ketika Open Posisi (OP) pasanglah level stop loss dan take profit yang cukup longgar sesuai setting risk/reward Anda, lalu tutup platform dan coba lupakan posisi trading itu.Tidak perlu berpikir dua kali, bertanya-tanya kalau tadi kelupaan sesuatu. Tak perlu juga berupaya mencari artikel untuk mendukung analisa Anda pada posisi yang sudah dibuka. Tak perlu menengok posisi trading setiap menit

4. BUY Saat Harga Naik Terkoreksi Dan SELL Saat Harga Turun Tertunda.

Akan selalu ada pergerakan yang berlawanan dengan trend dalam jangka panjang dalam periode intraday datau intraweek.Pergerakan yang dikenal dengan koreksi itu merupakan peluang bagi trader yang jeli.Norris menyatakan bahwa “buy dips in uptrends and sell rallies in downtrends” adalah “golden rule” dalam trading mengikuti trend.Ketahuilah kapan rilis berita-berita penting dijadwalkan di kalender forex.Pergerakan counter-trend biasanya muncul menyusul kepanikan trader jangka pendek. Sedangkan bagi mereka yang trading mengikuti trend, ini bisa menghantarkan terbukanya peluang untuk “buy dips in uptrends and sell rallies in downtrends”.

5. Tak Perlu Cari “Top” Maupun “Bottom”.

Mayoritas trader profesional mengandalkan suatu pengukur momentum untuk menentukan kapan akan bertrading. Di kursus tradingnya, ia biasa mengajarkan dua jenis trigger dalam bertrading:

  • Zone Trade, yaitu ketika buy atau sell di level-level support dan resistance.
  • Momentum trade, yaitu ketika buy dan sell ditentukan oleh pola-pola harga secara menyeluruh dan momentum jangka pendek.

Norris menemukan bahwa peluang yang muncul dari Momentum Trade bisa lebih besar dibanding Zone Trade, sementara risikonya juga lebih rendah. Dari sini dapat disimpulkan bahwa meski saran “buy low, sell high” tidaklah buruk, tetapi bagi pengguna Momentum Trade saran terbaik adalah “buy high, sell higher”. “Buy high, sell higher” inilah yang direkomendasikan oleh Norris untuk dilakukan oleh Anda para trader forex yang ingin trading mengikuti trend (trend following).

(Visited 7 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *