PENGERTIAN MONEY MANAGEMENT

Forex memang bisa memberikan keuntungan, namun tidak selamanya posisi kita akan profit. Bisa jadi kita akan mengalami loss satu atau dua kali sebelum profit lagi. Kemungkinan juga kita akan mengalami loss beruntun tanpa tahu kapan bisa profit kembali. Penggunaan Stop Loss (SL) yang besar memang bisa membatasi kerugian, tapi bagaimana kalo terjadi loss berturut-turut? Tentunya jumlah kerugian akan semakin menggunung. Untuk membalikkan keadaan itu sangat berat. Profit yang didapat berbulan-bulan akhirnya amblas dalam semalam. Psikologi kita pun semakin drop, yang akhirnya berdampak pada kualitas trading kita.Money Management adalah salah satu faktor penting dalam trading forex yang berkaitan dengan pengendalian resiko. Trading adalah bisnis dan dalam bisnis tentu ada resikonya. Berapapun besar modal kita, tentunya kita ingin membatasi besarnya resiko yang mungkin terjadi. Belajar memahami pengendalian resiko dengan benar adalah kunci sukses untuk menghasilkan profit yang konsisten dalam jangka panjang.

1. Besarnya Resiko

Besar resiko per trade diukur dengan nilai uang, bukan dengan pips, dan biasanya ditentukan dalam persentase dari modal atau balance dalam account trading kita. Anggap saja kita belum ada posisi trading dan balance dalam account kita masih utuh, maka besar resiko per trade adalah jumlah kerugian yang kita tentukan dalam membuka sebuah posisi trading.

2. Besarnya Ukuran Lot

Tips kedua : besar ukuran lot juga disebut dengan volume (pada platform Metatrader), atau ada yang menamakan quantity. Karena platform Metatrader sudah sangat populer, para trader forex pada umumnya lebih familiar dengan sebutan volume trading. Cara menentukan volume trading berdasarkan resiko lazim disebut dengan position sizing.

3. Besarnya Risk/Reward Ratio

Risk/reward ratio adalah perbandingan antara besarnya resiko (Stop Loss) dan besarnya target profit (Reward) yang kita tetapkan. Jika pada pembahasan sebelumnya kita telah menentukan resiko dan ukuran lot, maka langkah selanjutnya adalah menetapkan besarnya target profit yang kita inginkan, dibandingkan dengan resiko yang telah kita tetapkan sebelumnya.

4.Money Management Harus Bisa Mengendalikan Emosi Kita

Faktor penting lainnya dalam trading adalah keterlibatan emosi. Kedua hal tersebut saling mempengaruhi dan jika tidak dipahami dengan benar, akan membawa efek negatif dalam trading. Money Management yang buruk bisa menghancurkan trading kita, demikian pula emosi yang tidak terkendali. Misalnya, jika kita kurang memahami Money Management sehingga selalu loss pada setiap posisi trading kita, maka akan sulit bagi kita untuk tidak melibatkan emosi saat trading.

5. Money Management Baik Jika Kita Menguasai Strategi Trading

Jika kita tidak sepenuhnya menguasai strategi trading yang digunakan sehingga selalu ragu ketika hendak membuka posisi, maka sebaik apapun kita belajar Money Management dan berupaya memahaminya, hasilnya tidak akan maksimal. Strategi trading dan Money Management adalah komponen utama dalam rencana trading yang harus dijalankan secara bersamaan. Money Management akan berjalan baik hanya jika kita telah menguasai dan yakin pada strategi trading yang kita gunakan, sehingga nantinya bisa menghasilkan profit yang konsisten dalam jangka panjang.

Profit Konsisten Didimax

(Visited 66 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *