Saat Pasar Forex Di Sesi Eropa Berlangsung

Saat Pasar Forex Di Sesi Eropa Berlangsung, Akankah Euro Bisa Bangkit?

Pada perdagangan pasar forex di hari Kamis kemarin, mata uang euro Eropa (EUR) mengalami penurunan dalam 2 hari berturut-turut terhadap dolar Amerika Serikat (USD).

Memasuki perdagangan di sesi kawasan Eropa pada hari Jumat, 3 Mei 2019 mata uang 19 negara di Eropa ini belum menunjukkan tanda-tanda akan bangkit, namun meskipun begitu peluangnya masih tetap ada.

Peluang bangkit setidaknya tercermin dari perkiraan data inflasi zona Eropa yang kemungkinan meningkat. Pada pukul 12:20 WIB tadi siang, mata uang euro (EUR) diperdagangkan di kisaran US$ 1,1171/US$.

Badan Statistik Eropa (Eurostat) akan merilis data inflasi zona euro untuk bulan April pada pukul 16:00 WIB nanti. Data dari Forex Factory ditunjukkan bahwa inflasi pada bulan April lalu diprediksi meningkat menjadi 1,6% dari bulan Maret yakni sebesar 1,4%.

Sementara inflasi inti yang tidak memasukkan antara lain sektor makanan, energi, alkohol, dan tembakau dalam perhitungan diperkirakan meningkat menjadi 1,0% dari sebelumnya sebesar 0,8%.

https://www.youtube.com/watch?v=R-k7RP1YtG0

Jika data-data ini dirilis sesuai perkiraan maka kekhawatiran akan pelambatan ekonomi di Eropa akan berkurang, apalagi setelah rilis data produk domestik bruto triwulan pertama di tahun 2019 yang memperlihatkan kejutan yang lebih tinggi dari perkiraan.

Peluang mata uang Euro (EUR) untuk bangkit juga cukup besar, apalagi jika data inflasi juga memperlihatkan kejutan dengan dirilis lebih tinggi dari perkiraan.

Kinerja mata uang Euro (EUR) melawan mata uang Dolar Amerika Serikat (USD) cukup sepadan di minggu ini. Sebelumnya pada hari Senin dan Selasa kemarin, mata uang Euro (EUR) berhasil unggul, sementara dalam 2 hari terakhir mata uang Dolar Amerika Serikat (USD) berhasil memukul balik, meskipun mata uang Euro (EUR) masih berada di zona hijau jika dilihat dalam skala mingguan.

CARA DAFTAR AKUN DEMO TRADING DI DIDIMAX

Perdagangan hari ini juga akan menjadi penentu apakah mata uang Euro (EUR) mampu mencatat penguatan dalam skala mingguan, atau malah kembali memperlihatkan performa buruk hingga mencatat penurunan dalam tiga minggu berturut-turut.

Selain data inflasi zona Euro, Amerika Serikat juga akan merilis data tenaga kerja yang selalu ditunggu oleh para trader forex, yakni data yang terdiri dari penambahan jumlah pekerja di luar sektor pertanian atau biasa disebut Non Farm Payroll (NFP), rata-rata upah per jam, dan tingkat pengangguran yang akan dirilis oada pukul 19:30 WIB nanti malam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *