HARGA MINYAK mentah MELESAT TINGGI, KABAR BAGUS DARI OPEC+. Harga minyak mentah naik pada perdagangan pagi ini dan kembali ke level US$ 40/barel.
Tag: HARGA MINYAK
AS Siap Cabut Garansi Impor Minyak Iran
Berita terbaru tentang forex dan komoditas hari ini, AS Siap Cabut Garansi Impor Minyak Iran, Harga Minyak Naik. Di mulai ini, harga minyak berada di zona hijau di perdagangan Senin.
Sampai pukul 13.52 WIB, harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate mengalami penguatan 2,20% atau 1,41 poin ke level US$65,48. Selain itu, harga minyak Brent menghijau 2,25% atau 1,62 poin ke level US$73,59 per barel.
Penguatan tersebut disebabkan oleh informasi bahwa Amerika Serikat akan meberitahukan bahwa semua impor minyak Iran harus diselesaikan. Jika tidak, Negeri Paman Sam siap menjatuhkan sanksi.
Laporan jika Amerika Serikat bersiap memberitahukan bahwa para importir minyak Iran saat ini tak lagi akan diberikan kelonggaran, berdasarkan laporan Josh Rogin, yang merupakan kolumnis kebijakan luar negeri serta keamanan nasional Washington Post, Minggu (21/4) waktu setempat.
Ancaman Stok Rendah, Harga Minyak
Berita terbaru tentang forex dan komoditas – Harga minyak Brent mengalami kenaikan pada hari Kamis pada Jumat pagi WIB dan hampir menyentuh USD 70 per barel untuk pertama kalinya sejak November dikarenakan ekspektasi berkurangnya stok global melebihi tekanan dari kenaikan produksi Amerika Serikat dan indikator permintaan global yang kurang kuat.
Dikutip dari Reuters, Jumat 5 April 2019 , ukuran harga minyak internasional, Brent futures, naik USD 9 sen menjadi USD 69,4 per barel. Brent mencapai sesi tinggi USD 70,03, tertinggi sejak 12 November saat terakhir diperdagangkan di atas USD 70.
Harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) turun USD 36 sen per barel menjadi USD 62,1 per barel. Kontrak mencapai USD 62,99 di hari Rabu, tertinggi sejak November.
Konflik Dagang AS-China Belum Selesai
Berita forex dan komoditas terbaru hari ini – Harga minyak turun rendah pada hari Rabu di bagian Asia dikarenakan ketidakjelasan pada perdagangan antara China dengan Amerika Serikat semakin meningkat kedepannya.
Mengutip dari berbagai sumber, Bloomberg mengungkapkan pada hari Selasa bahwa para pejabat Amerika Serikat khawatir jika China mungkin akan menolak untuk menerima tuntutan dari Amerika Serikat dalam pembicaraan perdagangan yang sedang berlangsung di negara-negara tersebut.
Selain itu, negosiator China ingin menerima lebih banyak jaminan bahwa tarif yang dikenakan pada barang-barang China akan dicopot begitu kesepakatan tercapai.



