HARGA MINYAK mentah MELESAT TINGGI, KABAR BAGUS DARI OPEC+. Harga minyak mentah naik pada perdagangan pagi ini dan kembali ke level US$ 40/barel.
Harga Minyak
Harga minyak dunia mengalami kenaikan setelah berlangsungnya pertemuan Joint Minsterial Monitoring Committee (JMMC) antara OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) dan negara-negara produsen minyak mentah lainnya yang tergabung dalam OPEC+. Pembahasan yang dilakukan terkait kepatuhan terhadap kesepakatan pemangkasan produksi.
Sebelumnya harga minyak sempat tertekan karena stok minyak mentah AS pekan lalu dilaporkan naik. Namun komitmen OPEC+ untuk terus memangkas pasokan turut menopang harga emas hitam.
Rabu (17/6/2020)kemarin harga minyak mentah untuk kontrak yang ramai ditransaksikan melorot lebih dari 1%. Pada 08.35 WIB, harga minyak berjangka Brent turun 1,64% ke US$ 40,3/barel. Di saat yang sama, harga minyak mentah berjangka acuan AS yakni West Texas Intermediate (WTI) turun lebih dalam sebesar 2,08% ke US$ 37,58/barel.
OPEC+ sepakat untuk memperpanjang periode pemangkasan produksi sebanyak 9,7 juta barel per hari (bpd) atau setara dengan 10% output global hingga Juli nanti. Namun hal ini terkendala oleh beberapa negara yang memiliki komitmen rendah seperti Iraq.
Reuters melaporkan, OPEC+ hanya mampu memangkas produksi sebesar 87% dari yang sudah ditetapkan pada Mei lalu. OPEC+ terus menekan negara-negara dengan komitmen rendah untuk mengkompensasinya.
Iraq sepakat untuk memangkas produksi ekstra hingga beberapa bulan ke depan. Sehingga meski pemangkasan output setelah Juli seharusnya lebih rendah volumenya yakni menjadi 7,7 juta bpd hingga Desember, seharusnya mendapat tambahan dari negara-negara yang berkomitmen rendah.
Menambah sentimen positif, permintaan minyak saat ini diperkirakan juga berada pada jalur pemulihan. Komentar dari trader minyak global, Vitol dan Trafigura tentang rebound dalam permintaan minyak pada bulan Juni, dilaporkan oleh Bloomberg, juga mendukung pasar, kata ANZ Research.
Harga Minyak Naik 2% karena Kepatuhan Pemotongan Produksi OPEC+
Harga minyak naik karena OPEC dan sekutunya bertemu untuk meninjau penurunan pasokan minyak. Kenaikan harga bahkan terjadi ketika pasar khawatir lonjakan kasus virus corona di beberapa bagian Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.
Panel menteri OPEC+ bertemu pada Kamis untuk meninjau pemangkasan pasokan minyak dari sejumlah negara seperti Irak dan Kazakhstan yang telah meningkatkan kepatuhan terhadap kuota guna mendukung harga yang terpukul karena anjloknya permintaan hingga sepertiga selama pandemi Covid-19.







