Yen Berhasil Melemahkan Kekuatan Dolar AS di Asia

Yen Berhasil Melemahkan Kekuatan Dolar AS di Asia

Berita tentang forex terbaru hari ini – Pada awal perdagangan forex sesi Asia hari Jumat (02/08),  dolar AS terlihat lemah atas mayoritas mata uang utamanya usai perdagangan sebelumnya yang terjatuh dari posisi tertinggi 2 tahun secara indeks. Lawan utama dolar AS yang bergerak sangat kuat adalah yen Jepang yang rally ke puncak tertinggi 1 bulan atas dolar AS.

Mata uang Yen mencapai tertinggi lebih dari satu bulan atas dolar dan tertinggi sepanjang tahun terhadap mata uang antipodean usai Donald Trump membuat gencatan senjata dalam perang perdagangan antara China dan AS, sehingga memperkuat permintaan untuk aset safe-haven.

Presiden Trump menyatakan jika ia akan mengenakan tarif tambahan 10% pada impor Cina senilai $300 miliar pada 1 September, hal ini ditulis postingan akun twitternya usai negosiator Amerika Serikat kembali dari perbincangan perdagangan di Shanghai. Trump mengatakan jika China sudah gagal membeli sejumlah besar produk pertanian AS seperti yang dijanjikan.

PUSAT EDUKASI TRADING FOREX DIDIMAX

Yuan China melemah ke level terendah dalam lebih dari satu tahun, hal itu dikarenakan tarif baru Trump akan mengakhiri masa jeda baru-baru ini mengenai perang perdagangan yang sudah memaksa pembuat kebijakan Cina akan melepaskan stimulus untuk mengimbangi perlambatan ekonominya.

Pengumuman Trump mengejutkan tersebut mengirimkan sontakan melalui pasar keuangan global dan memusnahkan reli dolar baru-baru ini atas yen, yang sebelumnya merosot usai KetuaThe Fed Jerome Powell menunjukan bank sentral tidak memasuki masa pelonggaran yang berkepanjangan.

Peningkatan masalah perdagangan antara antara AS dan China mengancam untuk membawa volatilitas lebih lanjut ke saham dan imbal hasil obligasi, yang dapat menyulitkan dolar dan mata uang dari eksportir komoditas yang berdagang dengan China.

https://youtu.be/ualgW7Vedxw

Imbal hasil obligasi Amerika Serikat turun menjadi 1,878%, terendah sejak November 2016 dan pertama kali jatuh di bawah level signifikan 2% secara teknis dalam lebih dari dua tahun.

Mata uang Yen terhadap Dolar AS sedikit berubah pada 107,490, tepat di bawah 107,105, yang merupakan tertinggi sejak 26 Juni. Pada hari Kamis, dolar melemah 1,3% terhadap yen, penurunan harian terbesar sejak Mei 2017.

Yen Jepang terhadap mata uang dolar Australia naik menjadi 72,87, tertinggi sejak Oktober 2011, sebelum diperdagangkan pada 73,10. Sedangkan dolar Selandia Baru, yen mencapai 70,26, tertinggi sejak Juni 2016.

Indeks dolar yang memprlihatkan kekuatan dolar Amerika Serikat terhadap mata uang utama lainnya sedang stabil  pada 96,768 usai turun 0,15% pada hari Kamis, penurunan harian terbesar dalam dua minggu.

CARA DAFTAR AKUN DEMO TRADING DI DIDIMAX

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *