Dolar AS Lanjut Menguat, Pound Turun Jelang Keputusan BOE

Pada perdagangan pasar valuta asing Dolar Amerika Serikat lanjut menguat terhadap mata uang utama pada Kamis (17/09) petang setelah peninjauan kebijakan optimis dari Federal Reserve AS tentang pemulihan ekonomi sambil menegaskan komitmen toleransi atas tingkat inflasi yang tinggi.

Indeks dolar AS lanjut naik 0,36% di 93,463 menurut data Investing.com pukul 13.33. EUR/USD kian melemah 0,37% di 1,1770 dan GBP/USD turun 0,13% ke 1,2948. Adapun USD/JPY melemah 0,12% di 104,82.

Sedangkan rupiah masih beranjak turun 0,23% ke 14.859,5 per dolar AS sampai pukul 13.41 WIB.

Pada pertemuan kebijakannya seperti dilansir Reuters Kamis (17/09) petang, the Fed berjanji akan mempertahankan suku bunga acuan mendekati 0% sampai pasar tenaga kerja mencapai tingkat “lapangan kerja maksimum” dan inflasi tetap ada di jalur “secara moderat melampaui” target inflasi 2%.

The Fed juga mengharapkan pertumbuhan ekonomi membaik dari penurunan akibat dampak pandemi virus yang telah diproyeksikan pada bulan Juni.

Greenback awalnya jatuh setelah pengumuman Fed, dan data penjualan ritel AS yang lebih lemah dari perkiraan, tetapi kembali ke wilayah positif setelah komentar Ketua Jerome Powell tentang prospek ekonomi ke depan.

Pelaku pasar akan fokus pada pernyataan Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda tentang bagaimana bank sentral Jepang itu akan mengkoordinasikan kebijakan moneter dengan pemerintahan Suga yang baru pasca BOJ tahan suku bunga.

Bank of England (BOE) kemungkinan akan memberi sinyal bahwa pihaknya bersiap untuk menyuntikan dana stimulus lebih besar ke dalam perekonomian Inggris yang terkena dampak pandemi pada keputusan kebijakannya hari ini.

Sumber: www.investing.com

PROFIT KONSISTEN DIDIMAX.

(Visited 2 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi saya disini